Bergetar, Suara Menpora Jawab Tudingan Ikut Campur Urusan PSSI

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali merespons tudingan ikut campur urusan PSSI soal permohonan izin ke pihak Kepolisian.

Amali menceritakan, saat pertama kali membuka pintu untuk PSSI menjalin komunikasi dengan Kepolisian, dirinya terus-terusan ditanya oleh masyarakat dan stakeholder sepakbola kapan izin akan keluar.

Namun setelah izin dikeluarkan, ia malah disebut ikut campur urusan PSSI. Amali menegaskan, berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2005 tidak salah jika Menpora membantu cabang olahraga (cabor) yang membutuhkan.

"Menpora sebagai penanggung jawab harus melakukan itu. tidak boleh membiarkan cabor kesusahan. Kecuali kalau Menpora urus izin ekspor impor. Ini bantu izin kompetisi kok disalahkan," kata Amali dalam penyerahan izin ke PSSI, Jumat 19 Februari 2021.

"Tidak ada yang salah kalau menpora bantu cabor. Cabor apa saja, kebetulan yang sedang kami bantu urus izin adalah sepakbola. Besok mungkin basket, mungkin besoknya lagi voli. Jadi ini yang perlu saya sampaikan terhadap komentar mengapa menpora ikut-ikutan," tegasnya.

Lebih lanjut, Amali menjelaskan dalam proses mendapatkan izin dari Kapolri, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru tidak hanya berdiam diri.

PSSI dan LIB, kata Amali juga bekerja maksimal mempersiapkan rencana dan memberikan masukan cara-cara yang bisa ditempuh oleh Kemenpora berdiskusi dengan Kapolri.

"Sekali lagi saya berterima kasih sudah didukung penuh PSSI dan LIB yang setiap saat berkomunikasi dengan kami dan memberikan cara-cara dan masukan tentang apa yang terbaik untuk kami lakukan dalam situasi luar biasa seperti ini," ucapnya.

"PSSI dan LIB juga bukan tinggal diam, mereka berusaha, mereka bersama dengan kami. Jadi ini tolong dipahami pemilik klub, ini bukan ketum PSSI yang salah, bukan PSSI, bukan LIB. Tapi, situasilah yang membuat kita harus mencari jalan keluar," tegasnya.

Lebih lanjut, Amali berharap seluruh insan yang terlibat dalam sepakbola Indonesia saat ini harus bekerja sama dan menjaga komitmen menjaga kepercayaan Kapolri.

"Kalau pengurusnya tidak bergerak, maka tentu kami juga tidak mau membantu. Tapi ini luar biasa. Jadi saya minta masyarakat dan tidak menyalahkan dan mencari kambing hitam," tuturnya.

"Saya minta kepada masyarakat, ini sudah keluar izin berkat kerja keras kita bersama. Izin ini jangka pendek, sangat menentukan nasib kompetisi," tuturnya.