Berharap Bisa PTM, Siswi SMAN 2 Cilacap Ini Bacakan Puisi di Depan Presiden

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seorang siswi SMA Negeri 2 Cilacap, Jawa Tengah, bernama Indri Alfiani membacakan sebuah puisi berjudul Harsa Anak Negeri di hadapan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Puisi itu dibacakan di sela kegiatan Kepala Negara meninjau pelaksanaan vaksinasi di Cilacap, Kamis (23/9/2021).

Sebagaimana disaksikan dalam tayangan video di kanal Youtube Sekretariat Presiden, di Jakarta, puisi tersebut berisi tentang harapan pelajar untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka. Puisi itu dibuat sendiri oleh Indri untuk dibacakan di hadapan Presiden.

Berikut isi puisi berjudul Harsa Anak Negeri karya Indri Alfiani yang dibacakan di depan Presiden:

Tentang rindu yang sebatas semu untuk bertemu

Menyisakan pilu karena panjangnya waktu

Terdapat jarak yang tak terjamak

Memaksa untuk berjauhan

Menyita pertemuan, untuk bersua pahlawan tanpa tanda jasa

Kini, mentari kembali menampakkan diri

Dengan senyuman terbit menanggapi

Puluhan, ratusan, ribuan, vaksinasi di penjuru negeri

Menciptakan senyum bumi pertiwi

Berharap pandemi berakhir

Terima kasih atas kepedulian, mewujudkan harsa anak negeri

Indonesia sehat, Indonesia hebat

Indri mengatakan bahwa dirinya sebelumnya juga pernah membacakan puisi secara virtual pada peringatan Hari Anak Jawa Tengah yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kini dia merasa senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan Presiden dan Gubernur Jateng di sekolahnya dan kembali membacakan puisi.

Sepeda dari Presiden

Indri menyampaikan harapan kepada Presiden agar kegiatan pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan. Dia berharap memperoleh sepeda dari Presiden Joko Widodo.

Dikutip dari Antara, berdasarkan informasi yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden, Indri akhirnya menerima sepeda dari Presiden pada kesempatan tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel