Berharap Lahir Gamer eSports Bukan Kaleng-kaleng

·Bacaan 2 menit

VIVA – Data yang dihimpun Newzoo pada 2020 menyebutkan Indonesia memperoleh pendapatan atau revenue sebesar US$1,74 miliar, dan akan mengalami kenaikan hingga 32,7 persen setiap tahunnya.

Sementara itu, 68 persen revenue global mobile eSports berasal dari Asia, di mana Indonesia menjadi negara dengan peringkat teratas di Asia Tenggara untuk mobile gamer di tahun lalu.

Baca: Bioteknologi Bisa Menguntungkan Indonesia

Hal ini menjadi alasan digelarnya kompetisi eSports tingkat universitas, IEL University Super Series, yang didukung penuh oleh Tencent Indonesia dan Indonesia Esports Association (IESPA) memulai season ketiganya dengan total 32 kampus yang turut berpartisipasi sejak dimulai akhir 2020.

Tim-tim yang berhasil lolos akan berkompetisi dalam babak grand final yang siap diselenggarakan secara online. Nantinya, kompetisi eSports ini akan mempertandingkan dua game, yaitu Dota 2 dan PUBG Mobile.

Kini, 20 tim yang telah terpilih akan berkompetisi dalam babak grand final pada 29-30 Mei 2021. Para penyelenggara IEL University Super Series menyambut antusias kompetisi ini. Apalagi di tengah situasi kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

"Kami percaya dengan persiapan matang, pembinaan yang tepat, dan penyelenggaraan kompetisi berkualitas akan mendorong terbentuknya tim eSports di kampus-kampus sejak dini dengan harapan panjang ke depannya Indonesia memiliki tim eSports berkualitas yang siap berkompetisi di kancah internasional," ujar Chief Operational Officer Mix 360 Esports, Harry Kartono, Minggu, 30 Mei 2021.

Daftar 4 kampus yang telah berhasil lolos hingga ke babak grand final untuk Dota 2, yaitu Universitas Diponegoro, Binus University, Universitas Surabaya, dan Universitas Gadjah Mada.

Adapun 16 kampus yang lolos untuk kompetisi PUBG Mobile adalah Universitas Gunadarma, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Kristen Duta Wacana, Institut Pertanian Bogor, Universitas Tanjungpura, Universitas Andalas, dan Telkom University.

Selanjutnya, Universitas Surabaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Bunda Mulia, Universitas Ciputra, Universitas Pendidikan Indonesia, UPN Veteran Jawa Timur, dan STMIK Pontianak.

"Kami berharap semakin banyak gamer atau pemain berbakat bermunculan, khususnya di bidang eSports melalui ajang kompetisi olahraga online seperti ini”, jelas Eddy Lim, ketua umum IESPA, penuh harap.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel