Berharta Rp 12 Triliun, Legenda Tenis Roger Federer Masuk Klub Atlet Terkaya Dunia

Liputan6.com, Jakarta Legenda tenis Roger Federer akan menjadi miliarder tenis pertama yang masuk dalam jajaran atlet terkaya pada akhir 2020. Dia akan bergabung dengan Tiger Woods, Michael Jordan dan Floyd Mayweather.

Mengutip laman thailandtatler.com, bukan rahasia lagi bahwa Roger Federer, juara Grand Slam 20 kali, adalah salah satu atlet dengan bayaran tertinggi sepanjang masa.

Forbes melaporkan bahwa pendapatan tahunan Federer, termasuk uang hadiah dan sponsor, mencapai USD 93,4 juta (Rp 1,29 miliar). Angka ini naik dari USD 77,2 juta (Rp 1,01 triliun) yang diperkirakan diperolehnya pada 2018.

Sementara menurut Tennis.com, kekayaan total milik Federer mendekati USD 900 juta (Rp 12,42 triliun). Ini termasuk USD 200 juta dari sponsor. Penghasilan ini dia dapatkan dari dalam dan luar lapangan, termasuk uang dari tur di luar musim. 

Kekayaannya tetap naik meskipun tidak lagi berada di puncak dominasi atletiknya. Dengan kekayaannya saat ini, pemain tenis Swiss ini akan bergabung dengan klub eksklusif atlet miliarder. Klub ini hanya terdiri dari Tiger Woods, Michael Jordan dan Floyd Mayweather. 

 

Sumber Kekayaan

Petenis Swiss, Roger Federer melakukan selebrasi setelah menang atas Damir Dzumhur dari Bosnia pada babak kedua AS Terbuka 2019 di Arthur Ashe Stadium, Rabu (28/8/2019). Roger Federer mencapai babak tiga usai berhasil menyingkirkan Damir Dzumhur 3-6, 6-2, 6-3, 6-4. (AP/Eduardo Munoz Alvarez)

Salah satu atlet paling laku di dunia ini, mendapatkan sebagian besar kekayaannya dari luar lapangan. Berbagai kontrak secara signifikan menambah pundi uang Federer.

Sumber kekayaannya antara lain penawaran sponsor dari Credit Suisse, Mercedes Benz, Rolex, dan yang terbaru, perusahaan pakaian Uniqlo asal Jepang. Nilai kontraknya diperkirakan mencapai USD 30 juta per tahun. Angka ini sekitar USD 15-20 juta lebih dari kontraknya dengan Nike.

Kekayaan pria berusia 38 tahun sepertinya memang tidak menunjukkan tanda-tanda akan menurun. Apalag baru-baru ini, dia mengumumkan berinvestasi pada On, merek sepatu lari yang berbasis di Swiss. Bahkan dia berencana untuk membangun jalur sepatu sendiri.

 

 

Tonton Video Ini