Berhasil Bertahan Selama Pandemi Lewat Jualan Online

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebuah perusahaan harus bisa membaca peluang di tengah kondisi pandemi COVID-19, karena kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sehingga membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas di luar.

Untuk itu, perusahaan mesti mengembangkan sebuah produk sebagai suatu strategi. Hal ini dilakukan oleh manufaktur kosmetik dan perawatan tubuh PT Victoria Care Indonesia Tbk dengan menerapkan prinsip 3S, yaitu Smart, Speed, dan Simple.

Baca: Gerhana Bulan Total Muncul Saat Hari Raya Waisak

"Artinya, kami mampu membaca peluang untuk menggenjot pertumbuhan sehingga harus cerdik menganalisa kebutuhan pasar. Pada saat eksekusi, kita juga melakukannya dengan cepat tanpa birokrasi berbelit-belit. Koordinasi simpel dan sederhana," kata Direktur Utama Victoria Care Indonesia, Billy Hartono Salim, Jumat, 21 Mei 2021.

Ia juga mengaku memanfaatkan peluang jualan secara online melalui platform Oemah Herborist yang sudah tersebar di marketplace ternama di Indonesia. "Strategi ini cukup berhasil untuk menggenjot penjualan selama pandemi," tuturnya.

Hal itu dilihat dari pencapaian penjualan melalui platform e-commerce yang melonjak sebesar 468 persen dibanding tahun sebelumnya. Tak berhenti sampai di situ, perusahaan berkode emiten VICI ini juga terus mencanangkan sejumlah inovasi baru dan menjajaki setiap peluang bisnis yang ada.

Salah satunya gencar memproduksi dan mendistribusi produk antiseptik di awal masa pandemi COVID-19. "Segmen perawatan tubuh dan antiseptik memberikan kontribusi sebesar 50,85 persen dan diikuti dengan segmen perawatan rambut yang memberikan kontribusi 49,07 persen, serta segmen lain-lain berkontribusi sebesar 0,08 persen," ungkapnya.

Strategi yang dijalankannya pun berbuah manis. Mengutip laporan keuangan perseroan, VICI berhasil mengantongi penjualan sebesar Rp1,05 triliun pada 2020. Angka itu meningkat 31,13 persen secara tahunan atau yoy dari penjualan di tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp797,79 miliar.

Pertumbuhan positif dari sisi penjualan pun ikut mengerek laba tahun berjalan VICI di tahun lalu. Tercatat, mereka mampu membukukan laba bersih sebesar Rp148,36 miliar pada 2020 atau tumbuh 32,75 perse yoy dari pencapaian di 2019 yang sebesar Rp111,76 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel