Berhasil Dievakuasi, Penambang Emas Korban Pembunuhan KKB Dimakamkan Tanpa Kepala

Merdeka.com - Merdeka.com - Petugas gabungan TNI-Polri telah mengevakuasi korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Pegunungan Bintang, Papua. Korban diketahui merupakan seorang penambang emas.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, korban dievakuasi tim gabungan menggunakan helikopter carteran dari lokasi tambang ilegal di kampung Kawe Distrik Awimbon, Pegunungan Bintang ke Boven Digoel.

"Selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga di Distrik Malind Kabupaten Merauke untuk dimakamkan," kata Kamal saat dikonfirmasi di Timika, Jumat (22/7).

Kamal mengatakan, korban tidak langsung dimakamkan setelah tiba di rumah duka kemarin. Namun korban baru dimakamkan pada Kamis (21/7) kemarin.

"Korban baru dimakamkan (kemarin) di Distrik Malind Kabupaten Merauke," ujar dia.

Selain itu Kamal menyebut korban KKB itu dimakamkan dengan dalam keadaan tidak utuh. "Dimakamkan tanpa kepala," ujar dia.

Kasus itu kini ditangani anggota Reskrim Polres Pegunungan Bintang. Selain itu, sudah sejumlah saksi dimintai keterangan petugas.

"Tim Reskrim Polres Pegunungan Bintang sudah sampai di Boven Digoel untuk meminta keterangan saksi-saksi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini," kata dia.

Kronologi Pembunuhan

Sebelumnya, personel Polres Pegunungan Bintang tengah menangani kasus pembunuhan yang terjadi di Lokasi Tambang Ilegal Kawe Awimbon pada Rabu (20/7). Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal membenarkan kejadian pembunuhan tersebut.

"Iya benar, kasus pembunuhan terhadap korban atas nama Azis tersebut saat ini tengah ditangani Polres Pegunungan Bintang" kata Kamal, Rabu (20/7).

Kamal menjelaskan, dari informasi yang didapat kejadian berawal saat korban sedang menjaga kios bersama temannya, tiba- tiba datang beberapa orang tak dikenal dan langsung masuk.

"Dua orang tak dikenal tersebut masuk kedalam kios menanyakan korban sambil memegang parang sedangkan yang lainnya berjaga- jaga diluar," jelasnya.

Kamal menyebut pada saat korban disuruh buka baju oleh orang tak dikenal tersebut. Sementara teman korban melarikan diri ke lokasi 96 dan memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat.

"Saat ini Polres Pegunungan Bintang masih melakukan kooordinasi untuk menuju ke Lokasi kejadian guna mengevakuasi jenazah korban," tutupnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel