UP beri pelatihan pembuatan eco enzym dari sampah organik

·Bacaan 2 menit

Fakultas Teknik Universitas Pancasila (FTUP) Jakarta memberikan pelatihan pembuatan eco enzym dari sampah organik kepada karyawan dan karyawati Pasar Tradisional Lenteng Agung Jakarta Selatan.

"Pelatihan ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai upaya mengelola sampah di Pasar Tradisional Lenteng Agung untuk pengendalian pencemaran lingkungan," kata Ketua Tim PKM FTUP Dr. Ir. Dwi Rahmalina, MT di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan FTUP mempunyai komitmen untuk membantu masyarakat sekitar dalam mengatasi permasalahan sampah melalui teknologi yang dikembangkan.

Salah satunya dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertajuk Pengelolaan Sampah Pasar Tradisional Lenteng Agung Sebagai Upaya Pengendalian Pencemaran Lingkungan yang didanai oleh Hibah Inhouse Universitas Pancasila.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Dosen Magister Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pancasila yaitu Dr. Ir. Dwi Rahmalina, MT ini menerapkan teknologi pencacah sampah organik untuk proses pengolahan sampah di Pasar Lenteng Agung.

Baca juga: Universitas Pancasila latih warga Ciracas buat minuman sehat

Baca juga: UP meresmikan gereja Katolik lengkapi enam rumah ibadah

Sebelumnya FTUP juga telah dilakukan pelatihan bagi tenaga pengelola sampah di lokasi Pasar Lenteng Agung agar dapat melakukan pengelolaan sampah organik mencakup pencacahan sesuai standar (SOP), membersihkan hasil pencacahan sesuai SOP serta memahami pembuatan kompos dari hasil pencacahan.

Peralatan tersebut selanjutnya dihibahkan oleh Tim Pengabdi dari kepada pihak Pengelola Pasar Lenteng Agung untuk dapat dimanfaatkan sebagai upaya Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pancasila berperan serta aktif dalam mengendalikan pencemaran lingkungan.

Dosen FTUP Ir. Kiki K. Lestari, MT mengatakan pelatihan Pembuatan Cairan Eco Enzym dari Sampah Organik bagi 14 orang karyawan/ti Pasar Lenteng Agung.

Kiki memaparkan mengenai pembuatan cairan ini serta pemanfaatannya dalam kebutuhan sehari-hari antara lain sebagai cairan pembersih lantai, jendela dan juga untuk disinfektan.

"Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dalam penanganan sampah organik serta pemanfaatannya sebagai upaya untuk pengendalian pencemaran lingkungan, khususnya di Pasar Lenteng Agung," katanya.

Baca juga: UP kembangkan Desa Pancasila di Kabupaten Bogor

Baca juga: Universitas Pancasila dapat dana hibah Rp12,7 miliar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel