Berisiko Tertular COVID–19, Dua Masjid di Malaysia Ditutup

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Malaysia menutup dua masjid yang berada di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur karena teridentifikasi dalam daftar Sistem Hotspots Identification For Dynamic Engagement (HIDE) sebagai lokasi berisiko penularan kasus COVID-19.

"Kami telah menerima perintah dari Bagian Pengurusan Masjid Kantor Agama Islam Wilayah Persekutuan untuk menutup Masjid Jamek Kampung Baru dan Masjid Saidina Abu Bakar As-Siddiq Bangsar," ujar Takmir Masjid Kampung Baru, Datuk Mansyur Usman di Kuala Lumpur, Minggu 9 Mei 2021.

Dalam surat arahan tersebut disampaikan berdasarkan pernyataan pers Menteri Senior Pertahanan pada 8 Mei 2021 premis atau lokasi yang terdaftar dalam HIDE karena teridentifikasi sebagai lokasi berisiko penularan COVID-19 ditutup selama hari.

Datuk Mansyur Usman yang juga Presiden Komunitas Aceh di Malaysia tersebut mengatakan Masjid Jamek Kampung Baru ditutup tiga hari mulai Minggu siang hingga Selasa 11 Mei 2021.

Sementara itu jemaah Surau Ar-Rehlah Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Kampung Baru yang biasanya melakukan sholat terawih berjamaah memilih hanya melakukan sampai salat isya saja.

"Kami di Kampung Baru cuma salat isya saja. Mau melanjutkan tarawih tidak berani sebab Masjid Jamek Kampung Baru tutup," ujar pengurus PRIM Kampung Baru, Takhsis Anshori.

Sementara itu Dewan Kesejahteraan Masjid Baitul Ilmi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur di Jalan Tun Ismail membuka kembali salat tarawih setelah sehari sebelumnya ditutup.

Panitia tarawih dalam pengumumannya mengatakan Panitia Sholat Tarawih menginformasikan bahwa Insya Allah malam ini kita akan mulai kembali salat isya dan tarawih berjemaah.

"Harap memperhatikan protokol kesehatan. Cek suhu dan scan MySejahtera sebelum memasuki hall. Bagi yang merasa kurang sehat mohon untuk tetap di rumah," tulis pengumuman tersebut.

Sedangkan Surau Ar-Rahman di lantai 2 Gedung World Trade Center (WTC) Jalan Putra Kuala Lumpur masih dibuka untuk jemaah salat isya dan tarawih. (Antara/Ant)