Berkaca Kasus Holywings, DKI Diminta Teliti Terbitkan Izin Usaha Hiburan Malam

Merdeka.com - Merdeka.com - Salah satu gerai tempat hiburan malam Holywings Club Vyang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta kembali beroperasi. Tetapi, ini berganti nama menjadi W Superclub dan diklaim tidak berkaitan dengan Holywings.

Sebelumnya, penutupan 12 lokasi kafe Holywings oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada 28 Juni 2022 lalu buntut masalah perizinan.

Berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali, DPRD DKI meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI lebih teliti menerbitkan izin untuk tempat hiburan malam di Jakarta.

"Saya berharap agar kali ini Dinas PMPTSP dan juga Dinas Parekraf lebih hati-hati. Harus benar-benar diperiksa kesesuaian antara izin yang diberikan dan praktik usaha yang dijalankan," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) dalam keterangannya, dikutip Sabtu (5/11).

MTZ menyebut, dalam kasus Holywings lalu, penyalahgunaan izin dilakukan manajemen Holywings. Setidaknya, ada dua jenis pelanggaran yang dilakukan Holywings hingga izinnya dicabut Pemprov DKI.

"Kalau nggak salah dulu izin Holywings (lama) hanya untuk menjual minuman keras (miras) yang tidak diminum di tempat. Tapi pada kenyataannya, mereka membolehkan tamu minum miras di tempat," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengakui, segel Holywings telah dicabut. Pencabutan segel ini berdasarkan permohonan pihak Holywings kepada Satpol PP DKI.

Menurut Arifin, Holywings meminta segel dibuka agar bisa melakukan perawatan properti yang ada di dalam. Namun, Arifin enggan menanggapi soal kegiatan operasional yang kembali muncul.

Lebih lanjut, Arifin menjelaskan, perizinan operasional merupakan wewenang Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI.

"Kalau buka, tanyanya sama Parekraf. Satpol PP kan sudah selesai dipenindakan, penutupan. Kalau dia (Holywings) berkegiatan lagi dengan jenis usaha yang berbeda, dengan dilengkapi semua perizinan, ya dimungkinkan sesuai aturan," jelas Arifin.

Reporter: Winda Nelfira

Sumber: Liputan6.com [lia]