Berkah Pemilik Bengkel saat Jalur Puncak Bogor Macet

Merdeka.com - Merdeka.com - Banyak kendaraan mogok lantaran terjebak kemacetan di Jalur Puncak, Bogor. Kondisi ini membawa berkah bagi pemilik bengkel mobil dan motor di sepanjang jalan kawasan tersebut.

Ayi (35), salah satu pemilik bengkel motor di kawasan Puncak mengaku, banyak motor yang mampir ke bengkelnya untuk perbaikan selama musim lebaran.

"Sehari yang sebelumnya cuman 10 motor sekarang bisa 25 motor yang datang," kata dia di bengkelnya, Jalan Raya Ciawi-Cianjur. Dikutip dari Antara, Jumat (6/5).

Umumnya pengendara motor datang karena kampas rem yang habis hingga ingin ganti oli. Beberapa ada yang ingin memperbaiki ban yang bocor ataupun kempes.

"Kebanyakan sih ingin ganti oli ya. Mungkin karena motor orang biasa di jalan datar pas di jalan nanjak enggak ada tenaga jadi pada ganti oli," ujar Ayi.

Berkat kepadatan kendaraan saat masa libur lebaran, Ayi bisa meraup keuntungan Rp600.000 per hari, dari orang yang ingin ganti oli motor saja.

Hal senada juga dikatakan Adino (32) selaku pemilik bengkel mobil di kawasan Puncak. Dia mengaku sejak H+1 lebaran, banyak mobil mogok karena terjebak macet yang datang ke tempatnya.

"Kemarin pas hari Selasa itu banyak mobil yang ke sini. Kalau enggak salah ada enam mobil tapi kita hanya tangani tiga karena kebanyakan," kata Adino.

Rata-rata mobil yang datang ke tempatnya mengalami masalah yang sama yakni kampas kopling yang habis, overheat hingga kampas rem yang habis.

Sekali ganti kampas kopling saja, pihaknya mengenakan biaya Rp2.500.000 per mobil. Harga tersebut sudah termasuk jasa bongkar pasang mesin.

Belum lagi biaya untuk mobil yang rusak karena overheat. "Biasanya mobil overheat itu karena kurang air radiator. Mesin tetap nyala tapi pendinginnya enggak ada jadi mesinnya panas," tutur dia.

Dirinya pun sampai saat ini masih disibukkan memperbaiki beberapa mobil yang rusak pada H+1 lebaran kemarin. Karena situasi ini, dia mengaku dalam satu minggu dapat meraup keuntungan sebesar Rp5.000.000.

"Sebelumnya mah sepi sekali. Cuman ada beberapa kendaraan doang sehari yang datang ke sini," ujar dia.

Adino menyarankan kepada para pengendara mobil yang ingin berkunjung ke Puncak untuk memeriksa kelayakan kampas kopling dan mengisi air radiator, agar mesin bisa tahan lama jika terjebak macet. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel