Berkah Ramadan, Sean Gelael Naik Podium Seri 1 WEC di Belgia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pembalap Indonesia, Sean Gelael merasakan berkah dari bulan Ramadan. Tampil di seri perdana Kejuaraan Dunia Balap Mobil Ketahanan (WEC) di Sirkuit Spa Franchorchams, Belgia, Sabtu (1/5) atau Minggu dini hari WIB, Sean Gelael sukses finis ketiga di kelas LMP2.

Sean Gelael yang mengendarai mobil JOTA dan mendapat dukungan dari Jagonya Ayam KFC Indonesia, Pertamina dan BNI tampil bahu membahu bersama Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist.

"Alhamdulillah. Saya tidak menyangka bakal naik podium lagi karena mobil yang belum ideal dan lawan-lawan juga berat," kata Sean Gelael melalui rilis yang diterima Bola.com.

"Terima kasih buat Stoffel dan Tom, juga untuk seluruh tim JOTA yang hari ini sangat berbahagia karena meraih double podium," lanjut pembalap kelahiran Jakarta itu.

Sean Gelael juga merasa bahagia karena untuk kedua kalinya dia mendapatkan hasil manis saat balapan pada bulan Ramadan. Sebelumnya, tahun 2018 di Monako, dia menjadi runner-up Formula 2 saat Ramadan.

Jalannya Balapan

Sean Gelael (dua dari kiri) bersama sang ibunda dan ayah saat mengikuti seri 1 WEC di Sirkuit Spa Franchorchams, Belgia. (Dokumentasi Jagonya Ayam KFC Indonesia)
Sean Gelael (dua dari kiri) bersama sang ibunda dan ayah saat mengikuti seri 1 WEC di Sirkuit Spa Franchorchams, Belgia. (Dokumentasi Jagonya Ayam KFC Indonesia)

Bersama Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist, Sean Gelael membawa mobil JOTA dengan nomor 28 ke posisi tiga itu dengan susah payah. Ini mengingat mereka start dari posisi 6 kelas LMP2.

Saat start, Stoffel bahkan sempat melorot ke posisi 9 sebelum berbagai kondisi di trek dan aksi menyusulnya membawa dia ke posisi empat.

Sean kemudian gantian menyetir. Dia sempat membawa timnya ke posisi tiga. Hanya, ban yang aus dan perkembangan kondisi di trek membuat posisinya melorot.

Tom menjadi pembalap terakhir yang menggeber mobil bersasis Oreca 7 tersebut. Dia berhasil membuat fastest lap bagi timnya, dan bahkan sempat berada di posisi dua.

Akan tetapi, sebuah insiden di mana Tom dianggap menyenggol pembalap lain membuat dia harus kena drive through penalty, sehingga posisi dua itu pun jadi milik mobil JOTA lain dengan nomor 38. Tom sendiri finis di P3.

Finis di podium adalah target utama tim JOTA, mengingat mobil mereka jauh dari kata sempurna sejak Prologue, free practice, hingga kualifikasi. Namun saat race 6 Hours of Spa-Francorchamps itu dimulai, semua jadi beda.

Kerja keras dan meminimalisasi kesalahan adalah kunci keberhasilan mereka bisa naik podium. Seri berikut WEC, 8 Hours of Portimao, digelar di Portugal pada 13 Juni 2021.

Saksikan Video Pilihan Kami: