Berkantor di Bali, Sandiaga Uno Punya Misi Khusus

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera berpindah kantor dari Jakarta ke Bali. Dia memutuskan berkantor di Bali demi memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

"Dalam waktu dekat, mas menteri akan berkantor di Bali untuk memantau perkembangan pariwisata dari waktu ke waktu," Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu dalam konferensi pers daring, dikutip Kamis 28 Januari 2021.

Baca juga: BUMN Ini Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Brasil dan Bahrain

Vinsensius mengatakan, Bali yang merupakan ibu kota pariwisata Indonesia perlu dipantau secara khusus. Dengan berkantor di Bali, diharapkan Sadiaga bisa cepat mengambil keputusan terkait kebijakan pariwisata.

"Berkantor di Bali untuk memantau dan ambil kebijakan kapan akan re-okupansi menerima wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri," tambahnya.

Seperti diketahui, Bali dinilai sebagai tolak ukur untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah Pandemi COVID-19. Perkembangan pariwisata di bali dinilai akan berpengaruh bagi daerah lain di Indonesia.

Sebagai Menparekraf baru menggantikan Wishnutama, Sandiaga sudah mencanangkan sejumlah program kerja untuk membangkitkan keterpurukan pariwisata Indonesia.

"Pariwisata menjadi sektor paling terdampak wabah pandemi COVID-19, makanya kita harus gercep, geber dan gaspol, tak ada jalan lain selain ikut upaya penerapan CHSE atau K4 dalam setiap aspek wisata ekonomi parekraf," kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, dengan bergerak cepat dan bergerak bersama-sama dapat membangkitkan dan mempertahankan industri pariwisata. Sementara Gaspol adalah menggarap semua potensi lapangan pekerjaan yang ada.

Meski demikian, Sandiaga menyadari betul bahwa perlu adanya pemulihan yang seimbang dan simultan antara kesehatan dan persiapan bangkitnya ekonomi pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebagai, bagian dari pilar ekonomi untuk melanjutkan ekonomi nasional.

Sejak diangkat Presiden Jokowi, Sandiaga Uno mendapat amanat khusus untuk fokus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia yakni Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Salah satu strategi yang dilakukan Sandiaga dalam melaksanakan tugasnya adalah dengan melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Strategi itu dilakukan dengan pendekatan big data untuk memetakan potensi dan menguatkan berbagai aspek pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. (Ant)