Berkas Dilimpahkan, 5 tersangka Chevron Segera Disidang

Liputan6.com, Jakarta : Lima tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremidasi PT Chevron Pacific Indonesia segera disidangkan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Hal itu menyusul telah dilimpahkannya berkas perkara oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Setia Untung Ari Muladi mengatakan, dari kelima tersangka itu tiga diantarnya karyawan Chevron yakni, Endah Rumbiyanti, Widodo, dan Kukuh Kertasafari. Sedangkan dua tersangka lainnya dari dua kontraktor Chevron yakni Dirut PT Sumigita Jaya (SJ), Herlan, dan Direktur PT Green Planet Indonesia (GPI), Ricksy Prematuri.

"Berkas Chevron telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, hari ini untuk lima tersangka dugaan korupsi," kata Kapuspenkum Setia Untung Ari Muladi di Kejagung, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Pelimpahan berkas perkara lima terdakwa dugaan korupsi atas nama tersangka Kukuh, Endah, Widodo, Herlan dan Ricksy ini berdasarkan surat (P31) Nomor B-1851/APB/SEL/ft/12/2012, tanggal 11 desember 2012.

"Dengan telah dilimpahkan berkas perkara ini, jaksa penutut umum tinggal menunggu hari penetapan sidang dari hakim pengadilan," ucapnya.

Untung menambahkan, berkas kasus ditangani oleh Kejari Jaksel dengan alasan mayoritas saksi yang akan dihadirkan ke pengadilan adalah warga Jakarta. Kendati, kasus itu terjadi di Riau.

Terkait berkas dua tersangka lainnya yang juga karyawan Chevron yakni GM Chevron Alexiat Tirtawidjaja dan General Manager SLS Operation, Bachtiar Abdul Fatah belum dinyatakan lengkap dan belum ada pelimpahan tahap kedua. Alexiat, sendiri sejak ditetapkan sebagai tersangka belum diperiksa karena masih berada di Amerika Serikat.

Sementara berkas Bachtiar masih menunggu upaya banding yang dilakukan penyidik menyusul putusan praperadilan hakim PN Jaksel yang menyatakan penetapan tersangka terhadap Bachtiar tidak sah.(Mut)