Berkas Ferdy Sambo Cs Dinyatakan Belum Lengkap, Ini Penyebabnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mengembalikan berkas perkara empat tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat ke Bareskrim Polri karena dinyatakan belum lengkap. Jaksa menilai ada sejumlah bagian peristiwa yang hilang dalam berkas tersangka Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuwat Ma'ruf.

"Karena masih ada yang harus diperjelas oleh penyidik tentang anatomi kasusnya, tentang kesesuaian alat bukti," kata Jampidum Kejagung Fadil Zumhana di Kejagung, Senin (29/8).

Meski demikian, Fadil menolak merinci hal yang harus diperjelas dalam berkas tersebut. Dia hanya menegaskan berkas perkara harus benar-benar detail dan lengkap sebelum dilanjutkan ke persidangan.

Tak Dibuka ke Publik

Meskipun perintah dari Presiden Joko Widodo untuk terbuka dalam kasus pembunuhan tersebut, namun Fadil mengatakan sejumlah syarat yang harus dilengkapi tidak dibuka ke awak media. Alasannya, hal itu merupakan materi penyidikan.

Dia meminta awak media menyaksikan materi perkara pembunuhan berencana itu di persidangan. "Tidak akan saya sampaikan ke kalian, akan saya sampaikan ke penyidik. Nanti biar berkoordinasi dengan jaksa. Ini konsumsi penyidik bagaimana memenuhi petunjuk jaksa," jelasnya.

Dalam berkas perkara itu, tim penyidik menyangka keempat tersangka dengan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 56 ke-1 KUHP. [yan]