Berkas Pemeriksaan Mantan Wali Kota Salatiga Lengkap

Semarang (ANTARA) - Berkas pemeriksaan mantan Wali Kota Salatiga John Manopo yang menjadi tersangka kasus korupsi Jalan Lingkar Selatan (JLS) kota setempat dinyatakan lengkap oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

"Berkas pemeriksaan tersangka sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa penyidik beberapa hari yang lalu," kata Asisten Pidana Khusus Kejati Jateng Wilhelmus Lingitubun di Semarang, Selasa.

Ia mengatakan setelah dinyatakan lengkap pihaknya saat ini sedang menunggu pelimpahan tahap yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepolisian.

Menurut dia, jika dalam waktu satu bulan pelimpahan tahap dua tidak dilaksanakan penyidik kepolisian maka kejaksaan akan melayangkan surat ke Polda Jateng.

"Setelah tersangka dan barang bukti dilimpahkan maka status penyidikan akan dinaikkan ke tahap penuntutan guna penyusunan dakwaan sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang," ujarnya.

Mantan Wali Kota Salatiga John Manopo ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi JLS oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng pada 28 Mei 2012.

Penyidik kepolisian memperoleh bukti kuat keterlibatan John Manopo dalam kasus korupsi JLS saat menjabat sebagai wali kota Salatiga dan diduga melakukan penunjukan langsung terhadap PT Kuntjup yang ternyata bukanlah peserta tender dengan tawaran harga terendah.

Berdasarkan audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah telah terjadi penyimpangan pada proyek JLS paket STA 1+800 sampai dengan STA 8+350 tahun 2008 sepanjang 6,5 kilometer sehingga merugikan keuangan negara Rp12 miliar lebih.

Dalam dokumen lelang proyek JLS tercatat PT Kuntjup bekerja sama dengan PT Kadi International, namun tidak direkomendasikan sebagai pemenang lelang.

Wali Kota Salatiga saat itu, John Mannopo, membuat disposisi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Salatiga Saryono untuk memenangkan PT Kuntjup-PT Kadi yang kemudian dalam pelaksanaan proyek diduga melakukan berbagai manipulasi sehingga menyebabkan hasil pengerjaan proyek tak sesuai kontrak dan diduga merugikan negara hingga Rp12,2 miliar.

Tersangka John dijerat Pasal 2 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam penanganan kasus korupsi JLS, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Saryono dan istri Wali Kota Salatiga Yulianto, Titik Kirnaningsih juga ditetapkan sebagai tersangka serta telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.