Berkat cloud, pendapatan Microsoft melonjak

·Bacaan 2 menit

San Francisco (AFP) - Microsoft pada Selasa mengatakan keuntungannya pada triwulan yang baru-baru ini berakhir terus melonjak karena pandemi mendorong tren bisnis yang ditangani dalam cloud internet.

Berdasarkan data pendapatan, laba raksasa teknologi AS itu melonjak menjadi 13,9 miliar dolar AS atau naik 30 persen dari triwulan sama tahun lalu.

Pendapatan dalam triwulan tersebut naik 12 persen menjadi 37,2 miliar dolar AS.

"Permintaan pada penawaran cloud kami telah mendorong awal yang kuat pada tahun fiskal ini," kata kepala keuangan Microsoft Amy Hood.

Microsoft menangguk pendapatan 15,2 miliar dolar AS dari penawaran komputasi awan untuk bisnis atau naik 31 persen dari periode sama tahun sebelumnya, kata Hood.

Permintaan software, layanan, dan penyimpanan data yang hosting online di pusat-pusat data yang terus berkembang selama bertahun-tahun telah meroket selama pandemi karena belanja, pembelajaran, kerja, dan lainnya yang cenderung online gara-gara pandemi.

Menurut Microsoft, bisnis berada di bawah tekanan untuk melibatkan pelanggan secara online atau kehilangan pelanggan.

"Kinerja ekonomi dekade berikutnya untuk setiap bisnis akan ditentukan oleh kecepatan transformasi digital mereka," kata kepala eksekutif Microsoft Satya Nadella.

Pendapatan juga naik dari software Office produk perusahaan ini; jejaring sosial yang fokus karier LinkedIn, dan unit video game Xbox.

Lini komputer laptop Microsoft Surface juga mengalami "ledakan" kuartal di mana pendapatan naik 37 persen, kata analis Patrick Moorhead dari Moor Insights and Strategy.

Menurut Moorhead, Microsoft "mengalami masa menentukan karena melampaui ekspektasi."

"Perusahaan-perusahaan sedang dalam transisi dari triase Covid-19 dengan mulai memperbarui rencana transformasi digital mereka dengan fokus kepada kerja hibrida," kata sang analis, mengacu kepada karyawan yang tetap terhubung ke kantor tetapi tidak harus berada di kantor untuk menyelesaikan pekerjaan.

"Microsoft memanfaatkan fenomena ini."

Pergeseran ke cloud dan bekerja dari rumah tampaknya "akan terus bertahan", dengan Microsoft menarik keuntungan dari platform komputasi Azure-nya dan software online Office 365, kata Dan Ives, analis Wedbush.

Saham Microsoft terdorong turun sepersekian persen dalam perdagangan after-market menyusul rilis laporan pendapatan.

gc/jh