Berkat Selotip dan Makeup, Penampilan Nenek Ini Bikin Pangling

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Dengan kreativitas dan kemampuan yang mumpuni, bagi seorang Make Up Artist (MUA), wajah seseorang sudah bagaikan sebuah kanvas. Dengan demikian, maka tak heran apabila sering kali hasil kreasi para MUA ini sukses bikin pangling.

Baru-baru ini, aksi seorang MUA di Instagram dengan akun @ranggajuans sukses mencuri perhatian warganet. Pasalnya, Rangga berhasil mengembalikan rona muda di wajah seorang nenek-nenek. Usai dipoles oleh Rangga, nenek tersebut pun sukses bikin pangling warnganet.

"Di Video kali ini aku mau merubah kehidupan seorang nenek yang sudah tuwir agar terlihat cantik kembali. Pangling gak Gaes?" tulis Rangga dalam postingannya di Instagram.

Seperti apakah hasilnya? Berikut ulasan selengkapnya dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Minggu (29/8/2021).

Transformasi bikin pangling

Dalam video ini, Rangga Juans menggunakan selotip khusus yang disebut dengan scotch. Dengan selotip ini, ia menarik ujung mata dan kelopak nenek yang telah kendur. Kemudian ia juga menarik di bagian rahang ke leher sehingga terlihat kembali kencang.

Selain itu, dengan kemampuan make up Rangga yang mumpuni, akhirnya transformasi nenek ini pun sukses bikin pangling warganet.

Bikin pangling warganet

Video ini pun viral di kalangan warganet dan menuai beragam respon positif. Banyak yang ikut pangling terhadap transformasi perubahan nenek dalam video tersebut.

"Keren banget, penasaran gimana caranya kantong matanya kayak gak ada gitu kak," tulis akun @astridherera

"MasyaAllah cantik nya, jdi keliatan umur 25 an ya," tulis akun @aisyahnahla_beautyshop

"Keren kk.. jd kece badai si nenek.. ntar byk yg naksir deh." tulis akun @noersagita70

"Mntap..d tangan kreatif sesuatu bisa jadi luar biasa." tulis akun @umay1474

"Takjub bgt nih pasti neneknya bs kaya inchess," tulis akun @sofiesoftlove

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel