Berkat Vaksin Sinovac Kehidupan di Kota Brasil Kembali Normal

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Brasilia - Kehidupan di Kota Serrana, Brasil, perlahan-lahan kembali normal usai menjalani program vaksinasi COVID menggunakan vaksin Sinovac.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima situs berita Global Times pada Selasa, 1 Juni 2021, setelah banyak populasi Serrana menerima dosis penuh vaksin Sinovac, penurunan yang signifikan terhadap kasus-kasus yang bergejala terjadi.

Eksperimen yang dikenal sebagai Project S berlangsung selama empat bulan guna menguji suntikan CoronaVac buatan Sinovac, China, di kondisi sesungguhnya.

Hasil yang diraih tidak main-main. Kematian turun sebesar 95 persen, rawat inap juga turun 86 persen, dan kasus bergejala mengalami penurunan sebesar 80 persen.

Data tersebut dipaparkan Direktur di Butantan Institute negara bagian Sao Paulo, Ricardo Palacios. Butantan Institute merupakan pusat penelitian ilmiah yang didanai negara dan mitra Sinovac di Brasil.

Alhasil, seperti dilaporkan situs berita New York Post pada Rabu, 2 Juni 2021, waktu setempat, mulai terlihat para tetangga mengobrol satu sama lain, hingga sejumlah keluarga yang mengadakan acara barbekyu di akhir pekan.

Bahkan, orang luar yang sebelumnya tidak punya alasan menginjakkan kaki di Serrana, datang untuk sekadar potong rambut, dan jalan-jalan ke restoran.

"Kami sekarang ramai seperti dulu," kata seorang staf di toko minuman dan makanan, Rogerio Silva.

Dia, mengatakan, beberapa minggu yang lalu, orang-orang tidak akan mengantre kayak sekarang. Sebagaimana peraturan pemerintah bahwa pembeli tidak boleh makan di tempat, melainkan harus dibawa pulang.

Rogerio bahkan tidak mengizinkan pembeli untuk menggunakan kamar mandi yang ada di toko. "Sekarang sudah tidak lagi," kata dia.

Kabar bahagia tersebut muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi izin penggunaan darurat vaksin Sinovac pada Rabu, 2 Juni 2021. Vaksin Corona kedua dari China yang mengantongi izin WHO setelah vaksin Sinopharm, berhasil masuk emergency use listing (EUL).

Terkait Project S Guna Melihat Kemanjuran Vaksin Sinovac

Pengemudi berbaris di tempat parkir stadion sepak bola Pacaembu untuk mendapatkan suntikan drive-thru dari vaksin COVID-19 Sinovac selama program vaksinasi prioritas untuk lansia di Sao Paulo, Brasil, Rabu (3/3/2021). (AP Photo/Andre Penner)
Pengemudi berbaris di tempat parkir stadion sepak bola Pacaembu untuk mendapatkan suntikan drive-thru dari vaksin COVID-19 Sinovac selama program vaksinasi prioritas untuk lansia di Sao Paulo, Brasil, Rabu (3/3/2021). (AP Photo/Andre Penner)

Terkait pelaksanaan Project S, populasi kota dibagi menjadi empat wilayah geografis tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Hanya saja dari data yang ada, kebanyakan yang menerima dosis penuh vaksin Sinovac hingga akhir April 2021 adalah orang dewasa.

Hasil yang dirilis pada Senin, 31 Mei 2021, menunjukkan bahwa pandemi Virus Corona dapat dikendalikan setelah tiga daerah divaksinasi.

Tidak jelas apakah pengambilan vaksin sama di setiap daerah.

Akan tetapi, seperti dikatakan salah satu pendiri regulator kesehatan Brasil, Gonzalo Vecina, Project S secara tidak langsung telah memerlihatkan kepada dunia bahwa perlindungan dari vaksin adalah efektif dan seharusnya tidak usah diragukan lagi.

Hal senada dikatakan Wakil Presiden Sabin Vaccine Instute, yang mengadvokasi perluasan akses vaksin secara global, Denise Garret.

"Hasil tersebut sangat baik dan sangat menggembirakan," katanya.

Butuh Data yang Lebih Banyak Lagi

Tiga orang dalam mobil mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 Sinovac sebagai bagian dari program vaksinasi prioritas untuk lansia di lokasi drive-thru yang didirikan di tempat parkir stadion sepak bola Pacaembu, Sao Paulo, Brasil, Rabu (3/3/2021). (AP Photo/Andre Penner)
Tiga orang dalam mobil mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 Sinovac sebagai bagian dari program vaksinasi prioritas untuk lansia di lokasi drive-thru yang didirikan di tempat parkir stadion sepak bola Pacaembu, Sao Paulo, Brasil, Rabu (3/3/2021). (AP Photo/Andre Penner)

Meski begitu, Denise dan Gonzalo mengatakan bahwa masih ada pertanyaan yang belum terjawab, dan masih perlu banyak data guna menganalisa hasil dengan benar, termasuk informasi mengenai orang-orang yang mendapat vaksin Sinovac tapi tidak mengembangkan kekebalan.

Sebab, perlu diketahui juga bahwa penyebaran virus Corona di Serrana memang melambat, tapi Ribeirao Preto yang berjarak hanya 12 mil barat justru mengalami lonjakan kasus COVID-19.

Kenaikan sebagian besar terjadi disebabkan varian Virus Corona yang lebih menular.

Saat ini, kondisi Rumah sakit di Ribeirao Preto penuh dengan pasien COVID-19. Walikota pun memberlakukan tindakan penutupan yang ketat pekan lalu, termasuk menghentikan transportasi umum dan membatasi jam bagi 700.000 penduduk kota untuk membeli bahan makanan.

Beberapa akan menunggu berbulan-bulan untuk vaksin mereka. Hampir semua toko tutup, dan 95 persen tempat tidur unit perawatan intensif ditempati oleh pasien yang terjangkit Virus Corona

Simak Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel