Berkat Video TikTok, Wanita Ini Bertemu Kembali dengan Suaminya yang Hilang 11 Tahun

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang wanita di Vietnam menghabiskan 11 tahun terakhir mencari suaminya yang hilang. Belakangan, ia menemukan keberadaan suaminya setelah melihat video TikTok yang merekam keberadaan pasangannya itu.

Menurut BeatVN, seorang pengguna TikTok mencoba mencari keluarga seorang gelandangan yang selalu mondar-mandir di sekitar lingkungannya. Karena video itu dibagikan berkali-kali di media sosial, video itu akhirnya ditonton oleh seorang wanita yang merasa pria itu mirip dengan suaminya yang telah lama hilang.

Menghubungi si pembuat video

Doc:  Beatvn l Facebook
Doc: Beatvn l Facebook

Wanita itu kemudian menghubungi pengguna TikTok yang membuat video itu dan mengirimi mereka foto suaminya. Pengguna TikTok itu kemudian memberi tahu bahwa pria itu telah berada di linkgungan mereka selama 10 tahun terakhir dan tampaknya mengalami gangguan kejiwaan.

Mengecek tato di dada gelandangan tersebut

Doc:  Beatvn l Facebook
Doc: Beatvn l Facebook

Wanita itu lalu meminta pengguna TikTok tersebut untuk memeriksa tato di dada pria itu untuk memastikan apakah benar itu suaminya. Ketika pengguna TikTok berhasil berdekatan dengan pria gelandangan itu, ternyata benar di dadanya ada tato yang disebutkan.

Bersatu kembali dengan suaminya yang hilang

Doc:  Beatvn l Facebook
Doc: Beatvn l Facebook

Tepat setelah mendapat konfirmasi, wanita itu langsung mendatangi rumah pengguna TikTok untuk bertemu kembali dengan suaminya. Berkat video tersebut, wanita itu dapat bersatu kembali dengan suaminya.

Respons positif warganet

Doc:  Beatvn l Facebook
Doc: Beatvn l Facebook

Wanita itu akhirnya membawa suaminya pulang dan memutuskan untuk merawatnya. Warganet sendiri takjub dengan kekuatan media sosial yang berhasil menyatukan kembali sebuah keluarga dan berharap yang terbaik untuk pasangan tersebut.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel