Bermain Meriam Tanah, Ngabuburit Bocah di Lereng Lawu

·Bacaan 1 menit

VIVA – Banyak cara dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa. Tradisi masyarakat dalam menyambut dan mengisi Ramadhan memang berbeda-beda tiap daerah. Di lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, ngabuburit dilakukan dengan bermain meriam tanah.

Memasuki sore hari, belasan anak-anak dan remaja di Desa Randu Gede, Kecamatan Plaosan, Magetan, Jawa Timur, berjalan menuju hutan perbukitan lereng Gunung Lawu.

Sambil membawa peralatan, cangkul, sambit dan karbit, mereka menaiki bukit untuk mencari lokasi pembuatan meriam tanah atau biasa disebut long pendem.

Pemilihan lokasi diperbukitan dilakukan agar suara dentuman meriam tidak menggangu warga. Tanah digali sedalam 1 meter dengan panjang mencapai 3 meter. Anak-anak lain mencari dedaunan dan bambu.

Nantinya, di tanah yang digali akan diisi karbit atau kalsium karbida yang telah direndam ke dalam ember berisi air. Setelah gas meningkat, meriam lalu disulut dengan api. Kemudian terdengar suara menggelegar layaknya dalam peperangan.

Lihat bagaimana anak-anak asik bermain meriam tanah dalam tayangan video di bawah ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel