Bernard tempati peringkat 14 dunia jelang Kejuaraan Dunia Trek 2022

Pebalap sepeda Indonesia Bernard Benyamin Van Aert menempati peringkat 14 dunia Omnium Elite sekitar satu bulan sebelum Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Trek 2022 di Saint-Quentin en Yvelines, Prancis, pada 12-16 Oktober.

Sepanjang musim ini, Bernard tampil cukup impresif dalam setiap ajang, termasuk untuk omnium sehingga secara keseluruhan mengumpulkan 1.310 poin.

Pencapaian terbaru adalah medali perak nomor Men's Elite Omnium Track Asia Cup 2022 atau Piala Asia Cup di Suphan Buri, Thailand, pada 26-30 Agustus.

"Dalam perlombaan di Thailand nomor omnium, sebenarnya saya sempat memimpin race 1 dan 2. Sayang, pada race 3 saya terjatuh dan finis di belakang. Tetapi secara keseluruhan saya masih tetap berada di posisi kedua klasemen," kata Bernard kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Pada ajang Track Asia Cup 2022, Bernard juga berhasil membawa pulang medali emas nomor Men's Elite Scratch 15 km.

Baca juga: Hasil Bernard di Kolombia jadi modal menuju Kejuaraan Dunia Trek 2022

Sebelum di Thailand, pebalap sepeda 25 tahun itu juga meraih medali perak dalam seri UCI Track Nations Cup 2022 di Cali, Kolombia, pada 7-10 Juli.

Serangkaian hasil tersebut membuat peluang Bernard tampil dalam Kejuaraan Dunia Trek 2022 makin terbuka. Dalam satu bulan ke depan, pebalap asal Kalimantan Barat itu mengatakan akan lebih mematangkan diri lagi.

"Sejauh ini belum ada jadwal pertandingan sebelum Kejuaraan Dunia Trek 2022. Yang pasti saya akan meningkatkan latihan lagi. Semoga nanti bisa tampil dan meraih hasil maksimal," ujar Bernard yang juga menargetkan lolos kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

Pelatih Kepala Timnas Balap Sepeda Indonesia Dadang Haries Poernomo juga mengatakan dari skuad Merah Putih, Bernard adalah pebalap yang diharapkan bisa lolos ke Kejuaraan Dunia Trek 2022.

"Target kami meloloskan satu pebalap sepeda kita yakni Bernard ke World Championship 2022. Selain itu kami juga akan berusaha untuk bisa lolos ke kualifikasi Olimpiade Paris," pungkas Dadang.

Baca juga: UCI dukung program pembinaan prestasi atlet balap sepeda Indonesia