Berniat Menjual Rumah di Daerah Langganan Banjir, Harga Jualnya Turun?

Mahardian Prawira

Banjir melanda kawasan Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020. Akibat banjir banyak kawasan hunian di Jakarta dan sekitarnya mengalami kerusakan apalagi bagi mereka yang tinggal di daerah langganan banjir. 

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ibu Kota mau gak mau menyebabkan banjir di beberapa daerah Jakarta dan sekitarnya. Bayangkan aja, banjir tahun ini bisa merendam rumah hingga 5-6 meter. 

Akibat banjir ini, otomatis pemilik rumah bakal mengalami kerugian yang cukup besar. Mulai dari mengalami kerusakan bangunan, perabotan rumah tangga hingga kendaraan pribadi. Lantas gimana dengan orang yang berencana menjual rumah di daerah langganan banjir, apakah bakal mengalami penurunannya buat harga jualnya? 

Seperti dikutip dari Okezone.com, Kamis, (9/1), pengamat properti Anton Sitorus mengatakan bahwa banjir gak terlalu memberikan perubahan terhadap harga rumah yang bakal dijual. Namun selama ini banyak masyarakat lebih selektif saat membeli rumah di satu kawasan. 

“Harga rumah tidak ada perubahan. Hanya image daerah tersebut yang akan menurun,” ujar Anton seperti dikutip dari Okezone.com.

Pertanyaan seperti “Di sini sering banjir?”, “Banjir gak di perumahaan ini?”, “kalau hujan di sini banjir gak?” atau “Kalau saya membeli rumah ini rentan banjir gak?” nah itu dia deretan pertanyaan yang sering terlontarkan oleh pembeli properti. 

Banjir memang memberikan dampak sangat buruk bagi aktivitas masyarakat. Bayangkan saja kalau komplek perumahan banjir gimana si pemilik rumah bisa akses keluar perumahan? 

Bagi kamu yang tengah mencari rumah saat ini kerap dihantui rasa kekhawatiran buat mendiami kawasan perumahan entah daerah tersebut langganan banjir atau tidak. Balik lagi ke soal harga rumah di daerah langganan banjir. 

Baca juga: Hingga Rp 21 Triliun, Ternyata Ini 6 Rumah Termewah dan Termegah di Dunia!

Begini lho penjelasan pengamat properti soal harga jual rumah di daerah langganan banjir

Tinggal di daerah langganan banjir, mempengaruhi harga jualnya?, (Ilustrasi/Shutterstock).

Harga rumah dari pengalaman banjir sebelumnya, memang gak mengalami penurunan harga saat dijual. Artinya gak ada perubahan harga yang berarti bagi si pemilik rumah. 

Kita ambil contoh daerah langganan banjir seperti Kepala Gading yang dari tahun ke tahun selalu kebanjiran. Pada awalnya stigma daya tarik rumah di kawasan tersebut menurun, namun siapa yang menyangka harga rumah di sana terus naik lho. 

“Daya tarik berkurang, tidak berapa lama harga akan normal kembali”, tambah Anton.

Kawasan Kepala Gading saat ini memang gak pernah sepi dari pembangunan. Jika pembangunan di kawasan tersebut terus berkembang, harga rumah di sana bakal mengalami peningkatan lagi. 

“Jika daerah tersebut banyak pembangunan, harga rumah bisa naik lagi,” tutupnya. 

Nah bagi kamu yang mengalami kebanjiran, gimana sudah mendapatkan penjelasan dari pakarnya? Jadi sebetulnya kamu gak perlu khawatir yang tinggal di daerah langganan banjir kalau harga rumah bakal turun. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)