Bernie Sanders kepada troll online: Hentikan 'serangan pribadi jahat'

Oleh Simon Lewis

WASHINGTON (Reuters) - Calon presiden dari Partai Demokrat Bernie Sanders pada Kamis mendesak diakhirinya "serangan pribadi jahat atau merundung" online setelah sebuah serikat industri perhotelan yang berpengaruh di Nevada menuduh pendukungnya melakukan pelecehan.

Serikat bernama Culinary Workers Union itu menyebut para pendukung Sanders, calon utama Demokrat dalam pertarungan menuju Gedung Putih, "dengan kejam" menyerang organisasi itu melalui Twitter, teks, pesan suara, dan pesan langsung setelah serikat pekerja ini mengkritik rencana perawatan kesehatan universal usulan sang senator pada Selasa.

Sanders, tokoh progresif yang menyebut diri pembela organisasi buruh, tidak mengetahui dugaan perilaku kasar pendukungnya dan mengeluarkan seruan kepada para pendukung kampanyenya untuk mengakhiri pelecehan, namun mengatakan anggota gerakannya harus "terhormat".

"Pelecehan semua bentuk tidak dapat diterima oleh saya, dan kami mendesak pendukung semua kampanye untuk tidak terlibat dalam serangan pribadi jahat," kata dia dalam sebuah pernyataan.

Dalam sebuah wawancara dengan "PBS NewsHour" pada Kamis, Sanders menambahkan: "Siapa pun yang melancarkan serangan pribadi terhadap siapa pun atas nama saya bukan bagian dari gerakan kita. Kita tidak menginginkan hal itu. Dan saya tak begitu yakin, jujur saja pada Anda, bahwa mereka harus menjadi bagian dari gerakan kita."

Sanders memenangkan suara terbanyak dalam kontes pencalonan Demokrat di Iowa dan New Hampshire bulan ini. Kontes berikutnya dalam pertempuran negara bagian-demi-negara bagian untuk memilih calon lawan Presiden Donald Trump dari Partai Republik dalam pemilu November adalah di Nevada pada 22 Februari dan South Carolina pada 29 Februari.

Lawan-lawan Sanders sering mengkritik pasukan pendukung online-nya karena terlibat dalam serangan, termasuk yang ditujukan kepada calon-calon perempuan seperti saingannya pada 2020 Senator Elizabeth Warren dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, yang mengalahkannya pada pencalonan presiden dari Demokrat pada Pemilu 2016.

Dia sebelumnya mendesak para pendukungnya untuk terlibat dalam wacana sipil, tetapi para pendukungnya beranggapan mereka telah difitnah secara tak adil.

Sebanyak 60.000 anggota serikat Nevada, dengan pengaruh besar di negara bagian yang sangat bergantung kepada pariwisata, mengatakan pada Kamis pihaknya tidak akan mendukung salah satu calon presiden, tetapi memperingatkan anggotanya bahwa proposal Sanders untuk Medicare for All, yang akan menggantikan asuransi kesehatan swasta dengan program kelolaan pemerintah, bisa membahayakan jaminan kesehatan yang susah payah diperjuangkan serikat pekerja.

(Laporan Simon Lewis; Disunting oleh Ginger Gibson dan Peter Cooney)