Berpeluang Bertemu Persebaya di Babak 8 Besar Piala Menpora, Begini Respons Bek Bali United

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Gianyar - Bali United berpeluang menghadapi Persebaya Surabaya pada babak delapan besar Piala Menpora 2021. Bek Bali United, Leonard Tupamahu, menegaskan timnya siap menghadapi siapa saja dalam laga fase gugur itu.

Bali United melaju ke babak delapan besar Piala Menpora 2021 dengan predikat runner-up Grup D. Situasi itu membuat klub berjulukan Serdadu Tridatu itu bakal menghadapi juara Grup C.

Saat ini, predikat tim juara masih diperebutkan. Namun, Persebaya sebagai pemuncak klasemen sementara punya peluang besar keluar sebagai juara Grup C andai bisa menang atau imbang melawan PSS Sleman pada matchday terakhir, Rabu (7/4/2021) malam WIB.

"Persebaya merupakan tim yang bagus dan punya semangat bermain tinggi," kata Leonard Tupamahu seperti dikutip situs resmi klub.

"Namun, siapapun lawan kami pada babak 8 besar nanti, tidak menyurutkan semangat kami. Bali United tidak takut dan siap untuk bermain pada babak tersebut," ujar Leonard Tupamahu.

Duel babak delapan besar Piala Menpora 2021 bakal digelar pada 12 April 2021. Dengan demikian, Bali United masih punya waktu untuk mematangkan persiapan.

Belum Maksimal

Bek Bali United, Leonard Tupamahu (kanan) menjaga pergerakan striker Persita Tangerang, Nur Hardianto dalam laga matchday ke-3 Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Bali United, Leonard Tupamahu (kanan) menjaga pergerakan striker Persita Tangerang, Nur Hardianto dalam laga matchday ke-3 Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Leonard Tupamahu mengaku masih punya banyak pekerjaan rumah di Piala Menpora 2021. Hal ini terjadi karena sudah lama tidak bermain untuk Bali United akibat pandemi COVID-19.

Masalah kebugaran masih menjadi tantangan buat Leonard Tupamahu. Selain itu, Leonard Tupamahu juga mengaku belum maksimal dalam sentuhan bola dan kepercayaan diri.

"Adaptasi yang menurut saya paling sulit pada tiga pertandingan terakhir adalah masalah match fitness atau kebugaran dalam pertandingan," ungkap Leonard.

"Jujur saja, saya sudah lama tidak bermain di lapangan besar dengan waktu normal karena situasi pandemi ini. Kedua tentu masalah sentuhan bola dan juga kepercayaan diri yang belum maksimal di lapangan," tegas Leonard.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini