Berpengalaman, Dua Sosok Ini Disebut Layak Jadi Kandidat Dirut PT LIB yang Baru

Bola.com, Jakarta - Dua nama yakni Ferry Paulus dan Hasani Abdul Gani disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk menempati posisi Direktur PT LIB yang saat ini masih kosong pasca ditinggalkan Akhmad Hadian Lukita.

Akhmad Hadian Lukita harus meninggalkan jabatan pasca-ditetapkan sebagai salah satu tersangka Tragedi Kanjuruhan yang hingga kini menewaskan 135 suporter Arema FC. Saat ini, Akhmad Hadian Lukita ditahan di Rutan Polda Jawa Timur.

Menanggapi kabar yang beredar saat ini, yang menyebut sosok layak menggantikan Akhmad Hadian Lukita sebagai direktur PT LIB, Founder Football Institute, Budi Setiawan mengungkapkan keduanya memiiki kekurangan dan kelebihan.

Cakap

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani bertemu dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Instagram Hasani Abdulgani).
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani bertemu dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Instagram Hasani Abdulgani).

Kata Budi keunggulan Hasani Abdulgani yang pertama, dianggap sosok exco yang relatif populer karena menangani naturalisasi pemain. Dimana kebijakan naturalisasi ini banyak didukung oleh suporter yang  menurut hasil survey football institute, sebanyak 49,7% suporter setuju kebijakan naturalisasi.

"Kedua, Cakap di bidang bisnis olahraga sehingga dianggap tepat menduduki posisi dirut LIB. Ketiga, dianggap dekat dengan ‘sosok’ yang saat ini digadang-gadang sebagai the next ketum PSSI. Sehingga diharapkan dapat melakukan terobosan lanjutan pelaksanaan kompetisi Liga 1," kata Budi Setiawan, Senin (14/11/2022).

"Kelemahannya (Hasani) , tidak pernah secara langsung terlibat dalam pengelolaan kompetisi meskipun beliau paham secara teori dan literatur keilmuan," tambahnya.

Pengalaman di Persija

CEO Persija, Ferry Paulus, menunjukan nama klub saat pengundian Piala Presiden 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/2). Sebanyak 20 klub akan tampil dalam Piala Presiden yang akan di mulai pada 2 Maret 2019. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
CEO Persija, Ferry Paulus, menunjukan nama klub saat pengundian Piala Presiden 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/2). Sebanyak 20 klub akan tampil dalam Piala Presiden yang akan di mulai pada 2 Maret 2019. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Sosok selanjutnya adalah Ferry Paulus, yang menurut Budi Setiawan, sudah berpengalaman sebagai ketua umum dan dirut Persija Jakarta. Sehingga tau jelas permasalahan yang dihadapi oleh klub-klub  liga 1.

Dari pengalamannya itu, masih kata Budi,  tentu kolega-koleganya nya berharap LIB ke depan akan mengeluarkan regulasi dan kebijakan yg lebih berpihak kepada klub.

"Kelemahan Ferry Paulus, tidak terlalu populer di kalangan suporter di luar persija, masih dianggap bagian dari rezim lama yang sampai saat ini masih bercokol di PSSI," ungkapnya.

Harapan Besar

<p>Pemain Persija Jakarta, Abdulla Yusuf Helal (tengah) berusaha mengontrol bola saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta melawan Madura United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)(Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Pemain Persija Jakarta, Abdulla Yusuf Helal (tengah) berusaha mengontrol bola saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta melawan Madura United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)(Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Namun, lanjut Budi Setiawan siapapun yang terpilih tentunya itu adalah yang dianggap terbaik bagi 18 klub Liga 1 dan PSSI.

"Nantinya, Dirut PT LIB, memiliki tugas tidak mudah yaitu bagaimana kompetisi Liga 1 dapat bergulir kembali dengan sistem home and away serta dengan penonton," Budi Setiawan mengakhiri pembicaraan.

Yuk Intip Persaingan Tim Jagoanmu di Liga 1 Musim Ini