Bersiap COVID-19 Membludak, RSUD Kendari Siagakan Tiga Ruangan Khusus

·Bacaan 2 menit

VIVARumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyiapkan tiga ruangan khusus untuk menampung pasien positif COVID-19, terutama jika jumlah pasien membludak seiring peningkatan kasus penularan virus corona di kota itu. Kapasitas kamar maupun tempat tidur dari tiga ruangan itu dapatr menampung 100 pasien.

Tiga ruangan yang disiapkan ialah Pusat Penanganan Penyakit Infeksi, Ruangan Sakura, dan Ruangan Lavender. Semuanya dapat menampung 100 pasien, dan telah dilengkapi peralatan penanganan pasien terinfeksi corona.

Direktur RSUD Kota Kendari dr Sukirman mengatakan, rumah sakit yang dia pimpin telah merawat 36 pasien COVID-19. Jumlah itu jauh meningkat dibanding bulan lalu. Sementara ratusan pasien lain menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit berbeda yang tersebar di wilayah Kota Kendari.

“Dengan peningkatan ini, ruangan yang dahulu untuk penangangan infeksi COVID-19, maka akan kita gunakan bilamana pasien membludak,” katanya, Jumat, 25 Juni 2021.

Kasus positif COVID-19 di Kendari yang sedang menjalani perawatan terdapat 253 pasien. Dengan lonjakan itu maka akumulasi pasien di kendari telah mencapai 4.943 kasus, dan 4.630 orang di antara mereka telah sembuh.

Tidak ada yang sembuh

Satgas COVID-19 Sulawesi Tenggara mencatat total warga di provinsi itu yang positif terinfeksi COVID-19 sudah sebanyak 10.990 setelah, kemarin, bertambah 105 orang.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Sulawesi Tenggara La Ode Rabiul Awal di Kendari, Kamis, 24 Juni, mengatakan perkembangan kasus COVID-19 di provinsi itu hanya terjadi penambahan kasus positif baru. “Tetapi hari ini lebih banyak, ada 105 orang, tersebar di 12 daerah," katanya.

Ia merinci penambahan kasus positif COVID-19 di Sulawesi Tenggara lebih banyak di Kota Kendari sebanyak 55 orang, Baubau 20, Kabupaten Konawe 10. Kemudian masing-masing 5 orang dari Konawe Selatan dan Buton, 3 Kolaka, 2 Wakatobi, dan masing-masing 1 orang dari Buton Utara, Konawe Utara, Buton Tengah, Buton Selatan, dan Kabupaten Muna.

Selain kasus positif baru, Rabiul menyampaikan, kasus meninggal dunia juga bertambah satu orang dari Kabupaten Konawe Selatan, seorang perempuan usia 51 tahun, sehingga kasus meninggal tercatat menjadi 226 orang.

"Pasien sembuh tidak ada penambahan, tetap tercatat 10.233 orang. Kondisi ini harus menjadi perhatian kita agar protokol kesehatan itu selalu diterapkan, dijalankan, benar-benar dipatuhi ketika menjalankan aktivitas produktif sehari-hari," ujarnya.

Erdika Mukdir/Kendari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel