Bersiap Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Malaysia Ingin Ajak Timor Leste Uji Coba

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Kuala Lumpur - Timnas Malaysia berencana melakoni uji coba melawan Timor Leste dalam waktu dekat. Rencana itu dilakukan untuk mematangkan persiapan jelang bertempur di Piala AFF 2020 melawan Timnas Indonesia.

Sekjen Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Saifuddin Abu Bakar, menyebut laga uji coba melawan Timor Leste diagendakan paling lambat akhir November 2021. Namun, Saifuddin Abu Bakar menyebut, pihaknya terlebih dahulu harus mendapatkan izin dari Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) lebih dulu karena berencana melakoni laga tersebut di Singapura.

"Setelah Brunei resmi mengundurkan diri dari Piala AFF 2020, hanya ada satu tim yang bisa kami atur untuk pertandingan persahabatan yaitu Timor Leste," kata Saifuddin Abu Bakar seperti dikutip Berita Harian.

"Namun, kami perlu mendapatkan persetujuan dari AFF karena ada syarat untuk mengatur pertandingan di Singapura. Sebab, kami masih tidak bisa bermain di Malaysia," tegas Saifuddin Abu Bakar.

Malaysia memang berbeda grup dengan Timor Leste sehingga tidak ada kepentingan untuk mengintip kekuatan masing-masing. Malaysia berada di Grup B, sedangkan Timor Leste menghuni Grup A.

Malaysia berada di Grup B bersama Vietnam, Timnas Indonesia, Kamboja, dan Laos. Peta persaingan cukup ketat mengingat masing-masing tim memasang target tinggi dalam turnamen kali ini.

vidio:VIDEO: Shin Tae-yong Sebut Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggott Sudah Dapat Izin Klub untuk Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

2 Kekhawatiran

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, saat melawan Indonesia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Kamis (5/9). Indonesia takluk 2-3 dari Malaysia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, saat melawan Indonesia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Kamis (5/9). Indonesia takluk 2-3 dari Malaysia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, tak mengkhawatirkan ketatnya peta persaingan di Piala AFF 2020 bersama Timnas Indonesia. Tan Cheng Hoe justru mengkhawatirkan dua hal dari para pemainnya jelang turnamen elite Asia Tenggara itu.

Kekhawatirkan Tan Cheng Hoe jelang Piala AFF 2020 mengacu pada kondisi para pemain Timnas Malaysia. Pelatih berusia 53 tahun itu khawatir anak asuhnya datang ke skuad Harimau Malaya dalam kondisi cedera atau kelelahan.

Penyebabnya adalah mayoritas pemain Timnas Malaysia saat ini masih berada di klub masing-masing yang berlaga di Piala Malaysia. Mereka bakal berkumpul setelah babak semifinal atau 25 November 2021.

Adapun pemain yang timnya melaju ke final mendapatkan dispensasi bergabung pada 30 November 2021. Dengan demikian, Malaysia cuma punya waktu 14 hari untuk mempersiapkan diri menuju Piala AFF 2020.

"Sebagai pelatih, saya tidak khawatir dengan kinerja tim. Akan tetapi, lebih mengkhawatirkan cedera dan kelelahan yang dirasakan para pemain," kata Tan Cheng Hoe seperti dikutip Bernama beberapa waktu lalu.

"Jika melihat jadwal Piala AFF, kami tidak punya pilihan selain mengikutinya. Saya berharap, semua pemain yang kami bawa dalam keadaan sehat," ucap Tan Cheng Hoe.

Paling Siap

Para pemain Timnas Indonesia berlari bersama mengelilingi lapangan sebelum sesi latihan di Lapangan B Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021).(Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Para pemain Timnas Indonesia berlari bersama mengelilingi lapangan sebelum sesi latihan di Lapangan B Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021).(Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia menjadi yang paling siap melakoni Piala AFF 2020. Pasukan Shin Tae-yong sudah sepenuhnya fokus pada persiapan dengan melakoni pemusatan latihan di Turki.

Timnas Garuda rencananya akan menghadapi Afghanistan (16/11/2021) dan Myanmar (25/11/2021). Kedua laga tersebut dilakoni untuk mengukur kesiapan tim.

Adapun Vietnam masih fokus pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sementara itu, Malaysia baru menggelar pemusatan latihan jelang Piala AFF 2020 pada akhir November mendatang karena para pemainnya masih berada di klub masing-masing.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel