Bertajuk High Level Update, BPJAMSOSTEK Gelar Seminar di Gedung Apindo

Zulfah Goenawan

Jakarta, IDN Times – Munculnya berbagai perusahaan rintisan atau start up adalah kemajuan besar bagi Indonesia. Selain membuka berbagai peluang kerja untuk para pencari kerja, hadirnya perusahaan start up ini juga memberikan pilihan untuk dapat memilih bidang pekerjaan sesuai dengan minat, bakat, serta tawaran penghasilan dan kesejahteraan yang lebih beragam. Namun, tidak semua pihak menganggap hal ini sebagai nilai positif. Sebab dengan hadirnya pilihan lapangan pekerjaan baru yang cukup menjanjikan dapat menjadi ancaman bagi perusahaan eksisting saat ini dalam mempertahankan aset berharga mereka yaitu karyawan yang dapat kapan saja mengundurkan diri untuk mendapatkan tawaran kesejahteraan yang lebih baik dari perusahaan-perusahaan baru tersebut. 

Hal tersebut dianggap isu yang cukup menarik untuk didiskusikan bersama oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) yang kemudian menyelenggarakan kegiatan bertajuk High Level Update dengan mengusung tema ‘Designing Compensation & Benefit Toward A Better Future’ di Apindo Trade Center, Jakarta, Jumat (15/11). Kegiatan ini terselenggara atas inisiasi dari Komite Kebijakan Pengelolaan Kinerja Organisasi dan Sumber Daya Manusia (Komite KPKOS) merupakan salah satu dari empat Komite Dewan Pengawas (Dewas) BPJAMSOSTEK. 

Dalam acara tersebut hadir Dewan Pengawas (Dewas), Inda D. Hasman dan M. Adityawarman bersama Direktur Pusat Studi Apindo, Suprayitno; Ketua Umum Apindo, Hariadi B Sukamdani; dan Direktur Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan RI yang diwakili oleh Dirjen PHI & Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan RI, Retno Pratiwi.

1. Dewas Inda menjelaskan tujuan dari acara ini

Bertajuk High Level Update, BPJAMSOSTEK Gelar Seminar di Gedung Apindo

“Kami menyelenggarakan ini untuk memberikan gambaran aspek-aspek kesejahteraan pekerja yang bukan hanya merupakan komponen gaji semata, namun juga dapat berupa Compensation Benefit (Comben) dan jaminan sosial yang merupakan hak setiap pekerja yang harus dikelola dengan baik dan tepat untuk mencapai kesejahteraan dan kemajuan bersama antara pekerja dan perusahaan,” kata Inda.

“Adanya fakta bahwa perusahaan-perusahaan baru ini memang seolah membawa angin segar, khususnya untuk para pekerja muda/milenials yang cenderung melek teknologi, haus kesempatan, memperhatikan timbal balik dari perusahaan dan lain-lain yang tentunya menjadi pertimbangan bagi perusahaan lainnya untuk dapat bersaing dalam mempertahankan aset karyawan mereka agar dapat bekerja secara nyaman dengan kinerja maksimal. Jika kesejahteraan terjamin, maka seiring itu pula kinerja karyawan diharapkan akan meningkat,” tambahnya.

2. Milenials membutuhkan skema pekerjaan yang fleksibel

Bertajuk High Level Update, BPJAMSOSTEK Gelar Seminar di Gedung Apindo

“Kami ingin menyampaikan bahwa menghadapi milenials butuh skema khusus yg lebih fleksibel, mereka senang yang lebih fleksibel, situasi ini menjadi sangat rumit dan kita cari ramuan yang pas dan harus disikapi dengan bijak,” jelas Adityawarman.

3. BPJAMSOSTEK melibatkan pihak eksternal dalam acara ini

Bertajuk High Level Update, BPJAMSOSTEK Gelar Seminar di Gedung Apindo

Kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan masyarakat untuk mendapatkan masukan. Selain dari kalangan internal, BPJAMSOSTEK juga melibatkan pihak eksternal yaitu kalangan pengusaha, mahasiswa, akademisi, dan pihak-pihak yang peduli terhadap kesejahteraan pekerja.

“Kami berharap acara ini dapat memberi insight baru untuk dapat merancang pengelolaan yang baik mengenai comben yang berbasis pada keadilan dan penghargaan yang tepat bagi pekerja untuk masa depan yang lebih baik untuk pekerja itu sendiri dan organisasi atau perusahaan”, tutup Inda.