Bertambah 75 orang, positif COVID-19 di Sumut capai 156.261 kasus

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara menyatakan kasus harian COVID-19 di daerah tersebut bertambah sebanyak 75 orang pada Kamis (4/8) 2022 sehingga akumulasinya naik menjadi 156.261 kasus positif COVID-19.

"Total kasus COVID-19 di Sumut hingga 4 Agustus 2022 akumulasinya sebanyak 156.261 orang," kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Sumut dr Nora Nasution melalui keterangan yang diterima di Medan, Jumat.

Ia menyebutkan bahwa 75 kasus baru COVID-19 itu didapati dari pemeriksaan sebanyak 2.681 spesimen yang dilakukan pada Kamis.

"Total spesimen yang sudah diperiksa hingga Kamis (4/8) ini sebanyak 3.740.663," katanya.

Sementara itu, untuk kasus kesembuhan COVID-19 di Sumut bertambah sebanyak 16 orang, sehingga total akumulasi menjadi 152.391 kasus sembuh.

Kemudian, untuk kasus kematian akibat COVID-19 di Sumut nihil penambahan sehingga totalnya masih bertahan di angka 3.264 orang.

Berdasarkan data tersebut, maka saat ini terdapat 606 kasus aktif atau pasien yang tengah menjalani perawatan dan isolasi akibat COVID-19.


Dinkes mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Kepada seluruh masyarakat diajak segera melengkapi vaksinasi hingga vaksin ketiga (booster) sebagai upaya pencegahan terhadap penularan COVID-19 di wilayah Sumut, demikian Nora Nasution.

Baca juga: Dinkes: Vaksinasi dosis keempat di Sumut dimulai awal Agustus

Baca juga: Dinkes sebut positif COVID-19 di Sumut bertambah jadi 155.257 kasus

Baca juga: Pemprov Sumut wajibkan vaksin booster bagi pelaku perjalanan

Baca juga: Dinkes Kota Medan didesak harus evaluasi COVID-19 setiap hari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel