Bertambah, Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Antiteror Jadi 53 Orang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap sejumlah terduga teroris setelah 48 orang diamankan terhitung sejak operasi pada 12 Agustus sampai dengan 15 Agustus 2021.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan, sejauh ini jumlah terduga teroris yang ditangkap bertambah menjadi 53 orang.

"Sampai saat ini sudah 53 orang tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror," tutur Ahmad saat dikonfirmasi, Kamis (19/8/2021).

Menurut Ahmad, penangkapan terduga teroris dilakukan pada Senin, 16 Agustus 2021 dengan tersangka CA dan AF di Jawa Timur dan SAT di Sulawesi Selatan. Sementara pada Selasa, 17 Agustus 2021 petugas menangkap AMR di Sumatera Utara dan NW alias Tedy Ghozali di Maluku.

"Yang Selasa 17 Agustus kelompok JI (Jemaah Islamiah)," kata Ahmad.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 48 terduga teroris di berbagai wilayah Indonesia. Puluhan orang itu diamankan sejak 12-15 Agustus 2021.

"Berdasarkan data yang dihimpun mulai Kamis, 12 Agustus sampai dengan Minggu, 15 Agustus 2021, Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap sebanyak 48 tersangka teroris di 11 wilayah di Indonesia," ujar Kabag Penum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat konpers secara virtual, Senin (16/8/2021).

Jaringan JI dan JAD

Anggota Densus 88 Antiteror menggiring terduga teroris saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021). Polri memindahkan 22 terduga teroris jaringan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Timur ke Jakarta. (merdeka.com/Imam Buhori)
Anggota Densus 88 Antiteror menggiring terduga teroris saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021). Polri memindahkan 22 terduga teroris jaringan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Timur ke Jakarta. (merdeka.com/Imam Buhori)

Ramadhan menjelaskan, dari 48 orang terduga teroris itu, tiga di antaranya tergabung dalam kelompok jaringan media sosial Jemaah Ansharut Daulat (JAD) dan 45 orang lainnya tergabung dalam kelompok Jemaah Islamiyah (JI).

Ramadhan menyebut, 45 orang yang diamankan itu yakni DW, HM, dan IL yang diamankan di Jambi. Kemudian AR, SH, IG, SG, FW, JS, dan AS di Lampung. Lalu AF, ML, RJ, AS, dan MD di Banten.

Selanjutnya MM, WM, FA, BB, NP, MD, LS, KT, DS, dan FS di Jawa Tengah. Kemudian NS dan HP di Sulsel, dan satu orang berinisial MD di Kalimantan Barat.

"Di wilayah Sumut ada 7 target yang akan dilakukan Gakkum dan telah berhasil ditangkap sebanyak 6 tersangka. Sehingga sisanya 1 tersangka masih dalam pengejaran, 6 tersangka tersebut berinisial RS, IH, AK, RA, HA, dan DY," sebut dia.

Ramadhan mengatakan, di wilayah Jawa Barat, ada enam target dan lima orang berhasil ditangkap dan satu orang masih dalam pengejaran. Inisial terduga teroris yang ditangkap adalah FS, US, RH, RS, dan HM.

"Di wilayah Jawa Timur, ada enam target, ada empat yang ditangkap dan dua masih dalam pengejaran, yang pertama FM, ADP, SES, dan AP. Di wilayah Maluku ada dua target yang tertangkap satu tersangka dan satu masih dalam pengejaran, yang ditangkap atas nama TE," ucap dia.

Selanjutnya, untuk tiga orang yang tergabung dalam jaringan media sosial JAD di Kalimantan Timur yang telah diamankan yakni WS, RW, dan SU.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel