Bertandang ke Markas PDIP, Dubes Suriah Undang Megawati ke Damaskus

Dedy Priatmojo, Eduward Ambarita
·Bacaan 2 menit

VIVADuta Besar Suriah untuk Indonesia, Abdul Mu’nim Annan, bertandang ke kantor DPP PDI Perjuangan, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, kemarin. Duta Besar Annan ke kantor partai banteng membahas pertemuan partai politik se-Asia dan Afrika yang rencananya digelar di Indonesia.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pada pertemuan itu, partainya juga siap menjadi tuan rumah pada rencana acaara tersebut sebagai upaya membangun dialog dan mempertemukan sejarah masa lalu yakni Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

"Dialog partai politik lintas benua ini merupakan ajakan untuk membangun peradaban dan perdamaian yang bermartabat. Ini sebagai langkah lanjut yang sejalan dengan semangat Dasa Sila Bandung," kata Hasto, dalam keterangannya, Kamis 4 Maret 2021.

Sekadar diketahui, hasil KAA di Bandung saat itu menghasilkan prinsip bersama yang digagas pula oleh Presiden RI pertama oleh Bung Karno dan para pendiri bangsa lainnya. Pada intinya, hasil pertemuan mendorong persatuan negara-negara di Asia dan Afrika untuk bersatu-padu dan lepas dari penjajahan dan kolonialisme.

Pada kesempatan itu, Dubes Annan, menyatakan bahwa partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini memiliki roh ideologis dan berakar kuat di masyarakat. Dubes Annan yakin, PDIP sebagai partai terbesar, akan mampu membawa Indonesia menjadi negara kuat dan turut terlibat aktif di kancah diplomasi Internasional.

Dubes Annan juga sempat menyampaikan keluhan soal media massa yang cenderung melakukan distorsi pemberitaan terhadap situasi yang sebenarnya di Suriah.

“Kondisi Suriah tahun 2010 adalah Suriah yang modern dengan 65 persen kelas menengah. Pendidikan, kesehatan, air dan lainnya disediakan secara gratis oleh pemerintah. Semua itu hancur ketika tahun 2011, krisis dimulai dan pemerintah terlibat dalam perang melawan terorisme," tutur Dubes Annan.

Pada kesempatan itu, Dubes Annan pula menyampaikan tawaran kerjasama dan undangan kepada Megawati yang juga Presiden RI kelima, untuk berkunjung ke Damaskus. Dubes memastikan dan menjamin bahwa Damaskus- Ibu Kota Suriah- aman untuk dikunjungi.

Sementara, Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya menyambut baik tawaran kerjasama yang disampaikan. PDIP terbuka untuk bekerjasama dalam kerangka Party to Party Cooperation sebagai upaya bersama membangun peradaban.

"Kami juga menawarkan bantuan partai untuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah Indonesia," ujar Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto turut didampingi Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDIP Ahmad Basarah, Zuhairi Misrawi dan Helmy Fauzi mantan Duta Besar Indonesia untuk Mesir.