Bertemu Dubes Jepang, Menteri Trenggono Bahas Teknologi Perikanan

Lis Yuliawati, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVAMenteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji.

Duta Besar negeri Matahari Terbit yang baru itu membahas banyak hal dengan Trenggono. Salah satunya kerja sama di bidang teknologi perikanan.

"Pada kesempatan itu, saya mengajak pemerintah Jepang bekerja sama di bidang teknologi perikanan," kata Trenggono seperti dikutip lewat akun Instagram miliknya, Kamis, 18 Februari 2021.

Trenggono juga menyampaikan, pembicaraan itu juga mengenai banyak hal seperti kerja sama terkait budidaya tuna, sidat dan abalone.

Ia meyakini, pembicaraan tersebut akan ditindaklanjuti dan memberi keuntungan bagi kedua negara.

"Produksi perikanan Indonesia akan meningkatkan sementara Jepang membutuhkan ikan dari Indonesia," kata dia.

Sekadar diketahui, pendahulu Dubes Kanasugi, Ishii Masafumi, cukup populer di Tanah Air karena sering berselancar di media massa.

Ishii seperti diberitakan VIVA sebelumnya, kerap mengunggah fotonya menikmati makanan Indonesia di Instagram secara berkala. Akhir tahun lalu, Kanasugi menggantikan Ishii.

Namum yang membuatnya menarik adalah tak hanya makan, Dubes Ishii juga kerap berpose dengan gaya lucu sehingga menarik perhatian para pengguna media sosial.

Foto dan video #makansiangdubes mendapat sambutan meriah oleh warganet.

Fotonya menyantap nasi kucing ikan bandeng dengan sayur lodeh pada 14 Mei misalnya, disukai 12.000 kali dengan ratusan komentar.

Dubes Ishii menjelaskan bahwa #makansiangdubes adalah salah satu upayanya untuk terhubung dengan generasi muda Indonesia.

"Menjangkau generasi yang lebih muda adalah kunci untuk memastikan bahwa hubungan antara kedua negara akan berlanjut hingga generasi selanjutnya. Saya berasal dari generasi yang sudah lewat, mereka generasi sekarang yang akan menjadi generasi masa depan," kata Dubes Ishii ketika ditemui BBC Indonesia di ruang kerjanya di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta Pusat.

"Mereka yang akan pegang kendali nanti tahun 2045, pada ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke 100," katanya.