Bertemu Erick Thohir, Walikota Surabaya Minta Hal Ini

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir memenuhi undangan warga Kampoeng Wisata Lawas Maspati, Surabaya. Kedatangan Erick mendapatkan atensi tinggi dari Walikota Surabaya, Eri Cahyadi yang turut menanti kedatangan Anggota Kehormatan Banser tersebut bersama warga.

Menurut Eri Cahyadi, kehadiran Erick di kampung wisata tersebut adalah bagian dari komitmen dalam membantu UMKM.

Apalagi Erick dikenal punya perhatian terhadap UMKM, sehingga makin menumbuhkan optimisme bagi pelaku UMKM.

"Alhamdulillah kunjungan Pak Menteri melihat langsung bagaimana UMKM di kawasan Kampung Lawas Maspati, yang bisa menggerakkan pariwisata di sekitarnya. Karena ada kantor PCNU, tugu pahlawan, dan tempat-tempat lainnya," ujar Eri di Kampoeng Wisata Lawas Maspati, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/1/2022).

Eri menyampaikan bahwa Erick, yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tak hanya datang sebatas seremonial saja.

Melainkan menyerap langsung aspirasi masyarakat dan merealisasikannya ke dalam bentuk bantuan, sebagai komitmen nyata yang ditunjukkannya.

"Pak Menteri langsung menanyakan apa yang kita butuhkan. Sehingga kita juga sampaikan bahwa turis yang dari Eropa, berputarnya itu butuh alat transportasi, dan Pak Menteri akan langsung memberikan alat bantuan transportasi massal yang digunakan untuk berputar," ujar Eri.

Menggerakkan Ekonomi

Menteri BUMN Erick Thohir bertemu warga Kampoeng Wisata Lawas Maspati, Surabaya. Dok BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir bertemu warga Kampoeng Wisata Lawas Maspati, Surabaya. Dok BUMN

Dia yakin, dengan pemberian bantuan dari Erick berupa alat transportasi tersebut, adalah langkah tepat dalam mendukung UMKM di Kampung Lawas.

Sehingga dirinya, selaku Wali Kota yang mewakili masyarakat Surabaya, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.

"Ini saya berterima kasih betul pada Pak Erick. Sehingga saya yakin, dengan kunjungan dan bantuan pak menteri akan mampu menggerakkan ekonomi yang sangat dahsyat, khususnya di Kampung Lawas Maspati," jelas dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel