Bertemu Kadin DIY, Anindya Bakrie Bahas Masalah UMKM di Masa Pandemi

Lis Yuliawati, Cahyo Edi (Yogyakarta)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie bertemu dengan Ketua Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), GKR Mangkubumi, Kamis, 4 Maret 2021. Pertemuan antara Anindya dan GKR Mangkubumi ini berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban.

Selain membahas mengenai Kadin, kedua tokoh ini pun membahas masalah UMKM yang mengalami dampak pandemi COVID-19.

GKR Mangkubumi menuturkan bahwa dia sudah sejak lama mengenal Anindya di Kadin Indonesia. Kiprah Anindya di Kadin Indonesia pun mendapatkan pengakuan dari GKR Mangkubumi.

"Kami mengenal mas Anin sudah lama. Beliau di organisasi Kadin Indonesia juga sudah lama. Ya, tentunya kami mengapresiasi untuk Mas Anin bisa hadir ke sini," ujar GKR Mangkubumi.

Dalam pertemuan tersebut, GKR Mangkubumi menjabarkan bahwa Kadin di daerah butuh pendampingan agar bisa terus berkembang. Selain itu, GKR Mangkubumi pun menyoroti masalah dampak pandemi COVID-19 terhadap UMKM.

"Kalau di (Kadin) DIY yang menjadi prioritas ke depan adalah vokasi dan pendampingan UMKM. Karena kan yang terpuruk pertama pasti UMKM. Kita mencoba mendorong agar roda ekonomi mereka sekecil apapun bisa mulai tumbuh kembali," ujar GKR Mangkubumi.

"Program nasional dan program dari Kadin Indonesia kita butuhkan suport-nya kalau pemerintah itu pendananya dan pemberi modal. Kalau Kadin ya pemasarannya, agar produk kita tak lagi secara nasional tapi juga bisa go international," ujar GKR Mangkubumi.

Sementara itu, Anindya menyebut bahwa Kadin Indonesia dan Kadin di daerah mempunyai peran untuk memastikan adanya akselerasi UMKM pascapandemi COVID-19 dan setelah adanya stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Anindya menilai ke depan perlu adanya focus group discussion (FGD) untuk memecahkan masalah UMKM.

"Kita akan membuat FGD untuk memecahkan masalah ini (UMKM). Sehingga siapapun nanti yang ke depan memimpin Kadin Indonesia punya roadmap untuk pemberdayaan daerah. Karena ini mudah untuk membicarakannya tapi menjalankannya tidak gampang kecuali ada masukan dari bawah," ujar Anindya.

Anindya menambahkan, "Saya menggarisbawahi pentingnya UMKM. UMKM jadi garda paling depan karena mereka (UMKM) terpukul kita terpukul. Kalau mereka kuat ekonomi dapat bertahan."