Bertemu Kanada, Mendag perkuat hubungan dagang

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bertemu dengan Menteri Perdagangan, Usaha Kecil, Promosi Ekspor, dan Perdagangan Internasional Kanada Mary Ng di Nusa Dua, Badung, Bali, untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Pertemuan itu terkait kerangka Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), di mana perundingan putaran ketiga akan dilaksanakan pada 31 Oktober-4 November 2022 secara virtual.

“Saya mencatat, pertemuan berlangsung produktif dan kedua pihak sama-sama menunjukkan fleksibilitas untuk mencari titik temu dalam berbagai isu. Beberapa Kelompok Kerja akan mengadakan intersesi sebelum Perundingan Putaran Ketiga untuk mempercepat progres negosiasi,” kata Mendag Zulkifli di Nusa Dua, Bali, Jumat.

Baca juga: Mendag: G20 TIIMM hasilkan capaian konkret

Pertemuan dilakukan di sela rangkaian kegiatan G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 21-23 September 2022.

Kedua Menteri membahas peningkatan hubungan dagang Indonesia dan Kanada, baik dalam forum bilateral, regional, maupun multilateral.

Kanada juga menyampaikan minat mendatangkan daging sapi dan sapi hidup ke Indonesia.

Mendag mengapresiasi Kanada yang lebih terbuka dan fleksibel dalam pendekatan Indonesia, khususnya, dalam isu-isu baru yang dirundingkan di ICA-CEPA seperti ketenagakerjaan, lingkungan, dan perdagangan inklusif.

“Untuk itu, perundingan perlu dilanjutkan dengan semangat kolaboratif,” tandasnya.

Baca juga: Airlangga jajaki peluang kerja sama dengan Afrika Selatan di G20 TIIMM

Pada pertemuan, Mendag juga menyinggung minat Kanada untuk mendatangkan daging sapi dan sapi hidup dengan kualitas terbaik ke Indonesia.

Mendag Zulkifli Hasan menyambut kemungkinan tersebut dengan catatan, Kanada harus memenuhi peraturan kesehatan, keselamatan produk, dan syarat halal yang dikeluarkan Kementerian Pertanian dan Kementerian Agama.

“Untuk itu Kanada kiranya berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama untuk dapat segera menyuplai kebutuhan daging bagi penduduk Indonesia yang sangat besar,” ucap Mendag Zulkifli Hasan.

Pada periode Januari-Juli 2022, total perdagangan Indonesia dan Kanada tercatat sebesar 2,41 miliar dolar AS, naik 38,03 persen dibanding periode yang sama tahun 2021.

Sementara itu pada 2021, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar 3,12 miliar dolar AS, tumbuh 29,57 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 2,40 miliar dolar AS.

Baca juga: Indonesia-UNIDO tingkatkan kerja sama manufaktur di G20 TIIMM

Ekspor utama Indonesia ke Kanada antara lain karet alam, tekstil, suku cadang kendaraan, ban karet, serta alas kaki. Sedangkan, impor utama Indonesia dari Kanada antara lain gandum dan meslin, pupuk mineral, serbuk kayu kimia, kedelai, dan bijih besi.

Dalam bidang investasi, Kanada menempati posisi ke-17 sebagai negara sumber investasi asing langsung.

Pada 2021, negara ini mencatatkan investasi sebesar 182,1 juta dolar AS untuk 126 proyek di sektor utama pertambangan; perumahan, kawasan Industri dan perkantoran; serta jasa lainnya.

Kinerja investasi Kanada di Indonesia selama lima tahun (2017-2021) terdiri dari 691 proyek dengan total nilai investasi mencapai 800 juta dolar AS.