Bertemu Kekasih SMA, Pasangan Ini Memutuskan Menikah setelah 60 Tahun Tak Berkabar

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Menyambut Valentine, ada kisah cinta yang menarik dari Frederick Paul dan Florence Harvey, dari Caledon, Ontario, sudah berlangsung lebih dari 60 tahun. Diketahui mereka berdua ialah teman SMA dan kemudian menikah setelah 60 tahun tak berkabar.

Saat itu sekitar Hari Valentine pada tahun 2020 ketika Florence memutuskan untuk menelepon pacar sekolah menengahnya, Fred, setelah tidak berbicara dengannya selama beberapa dekade.

Melansir Yahoo, Florence mengetahui bahwa istri Fred telah meninggal pada November 2019, akibat serangkaian komplikasi kesehatan yang berakhir dengan demensia. Florence pun ingin menyampaikan belasungkawa.Florence sendiri telah kehilangan suaminya, Len Harvey, karena kanker rektal pada November 2017.

“Tahun pertama setelah kehilangan pasangan, sangat berat, sangat sepi. Maka aku tahu Fred mungkin mengalami itu, dan aku berpikir, 'Yah, aku kesepian, ini Valentine, dia mungkin juga kesepian. Aku akan menyapanya,” ujar Florence.

Setelah menghubunginya dan enam bulan kemudian, perempuan berusia 81 tahun ini tidak dia duga bahwa akan menikah dengan pria yang dicintainya semasa SMA. Florance dan Fred akan menikah di depan 30 anggota keluarga di Norval United Church di Georgetown, Ontario.

"Kami senang bersama. Sungguh luar biasa tidak kesepian dan memiliki seseorang untuk berbagi segalanya." kata Florence.

Fred mengatakan, banyak orang tentu mengira jika kami berdua telah menikah selama 60 tahun. Bahkan pasangan ini berbulan madu ke Air Terjun Niagara, Ontario

“Itu adalah akhir yang membahagiakan yang tak seorang pun dari mereka bayangkan bertahun-tahun yang lalu,” ujarnya.

Kisah mereka berdua saat masih remaja

Frederick Paul dan Florence Harvey saat masih remaja/dok. Yahoo
Frederick Paul dan Florence Harvey saat masih remaja/dok. Yahoo

Pada tahun 1951, Fred yang berusia 16 tahun pertama kali mulai berjalan di rumah Florence yang berusia 13 tahun dari sekolah mereka. Pasangan itu segera mengembangkan romansa, menemukan cara-cara kreatif untuk menunjukkan kasih sayang.

“Saya menyukai Florence sejak awal. Aku akan menyalakan lampu beranda dan mengucapkan selamat malam padanya dan kemudian dia akan menyalakan lampu di kamarnya, sekitar 2.000 kaki jauhnya,” kenang Fred.

Tetapi pernikahan tampaknya sangat tidak mungkin bagi pasangan itu, dan mengakhiri hubungan mereka pada tahun 1954 ketika Fred, yang saat itu berusia 18 tahun, pergi ke Nova Scotia untuk pernikahan saudaranya.

Setelah pernikahan saudara perempuannya, Fred berharap untuk pulang ke Wandsworth tetapi rencananya berubah dalam perjalanan saat mengunjungi saudara laki-lakinya di Toronto, di mana dia kehabisan uang.

"Saya tidak ingin menelepon Ayah dan meminta lebih banyak uang untuk pulang, jadi saya mengambil pekerjaan di sana dan agak terbiasa di sana dan tidak pernah kembali,” ujar Fred. Keputusan Fred membuat hati Florence hancur saat itu, ia merasa kesepian.

60 tahun kisah cinta mereka dan akhirnya menikah

Frederick Paul dan Florence Harvey menikah/dok. Yahoo
Frederick Paul dan Florence Harvey menikah/dok. Yahoo

Selama 60 tahun berikutnya, pasangan itu kehilangan kontak - hanya bertemu satu sama lain sebentar di reuni kampung halaman pada tahun 1997, saat mereka sudah menjalani kehidupan yang berbeda. Florence mendapatkan pekerjaan sebagai guru dan bertemu dengan suaminya Len - seorang tukang las, yang dinikahinya pada Agustus 1960.

"Saya memiliki pernikahan yang sangat bahagia," kata Florence, yang melalui 57 tahun pernikahan mereka memiliki lima anak, 10 cucu dan tujuh cicit.

Sementara itu, Fred menikahi Helen pada Januari 1960 dan bekerja untuk Dewan Sekolah Distrik Peel, di luar Toronto, selama 30 tahun dan membesarkan dua anak dan empat cucu bersama istrinya.

Tapi kemudian, pada Februari 2020, takdir masuk untuk menyesuaikan kembali jalur Fred dan Florence. Saat mengunjungi saudara laki-lakinya di rumah jompo di Newfoundland, tempat saudara laki-laki Fred juga tinggal, Florence mengetahui meninggalnya Helen.

Dalam beberapa hari setelah percakapan pertama mereka, pasangan itu berbicara beberapa kali seminggu, selama berjam-jam.

"Saya tidak berniat menikah lagi atau apa pun. Tapi aku tidak bisa berhenti memikirkan dia, dan aku tidak tahu kenapa begitu,” ujar Florence.

Pada awal Juli, Florence telah mengatur untuk memberi kejutan kepada Fred di Ontario untuk ulang tahunnya, dan hanya empat hari kemudian, pasangan itu berencana untuk menikah.

"Saya langsung tahu dia telah mengambil hati saya, walau keluarga kami awalnya skeptis terhadap romansa ini tetapi sekarang sangat mendukung,” paparnya.

Sejak pertemuan mereka, pasangan itu harus menghadapi beberapa masalah kesehatan. Fred menjalani kemoterapi untuk kanker perut tetapi keduanya menantikan saat-saat bahagia di masa depan.

"Florence telah seperti malaikat dari surga. Dia sangat cantik dan pengertian, dan saya sangat mencintainya. Setiap hari, saya bangun dan mengatakan betapa diberkatinya saya,” Fred menambahkan.

#elevate women