Bertemu Oknum Penipuan Rekrutmen PPPK 2022, Segera Lapor ke Sini

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah telah membuka Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022. Masyarakat sudah dapat mendaftar melalui situs sscasn.bkn.go.id sejak 25 Oktober.

Seiring minat pelamar yang cukup tinggi, potensi penipuan dari oknum tidak bertanggung jawab kerap muncul. Jika pelamar menemukan adanya tindakan penipuan terkait rekrutmen PPPK, pelamar dapat membuat pengaduan. Berikut langkahnya;

- Masukkan nama lengkap,

- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK),

- Masukkan Nomor Kartu Keluarga (KK),

- Masukkan tempat lahir, tanggal Lahir,

- Pelamar memuat aduan dengan maksimal 500 karakter,

- Unggah file Pendukung dengan maksimal ukuran file 500 kb berformat PDF/ jpg,

- Masukkan kode captcha sesuai dengan yang ditampilkan pada layar dan kemudian pilih tombol submit.

Pelamar akan mendapatkan nomor tiket yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk mengecek sejauh mana aduan peserta ditindaklanjuti oleh admin helpdesk pada fitur cek status pengaduan.

Diketahui, alokasi formasi PPPK 2022 berjumlah 532.892. Tahapan pengadaan PPPK meliputi perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi (administrasi dan kompetensi), pengumuman hasil seleksi dan pengangkatan menjadi PPPK.

Baca juga:

Pelamar Lahir di Luar Negeri Tetap Bisa Daftar PPPK 2022, Berikut Langkahnya

Solusi untuk Pelamar PPPK Guru Jika NIK KTP Digunakan Orang Lain

Ini yang Harus Dilakukan Jika NIK dan KK Tidak Ditemukan Saat Pendaftaran PPPK 2022

Sebanyak 127.186 Guru Honorer Dipastikan Diangkat Jadi PPPK, Ini Kriterianya

BKN Wajibkan Calon Peserta PPPK Gunakan E-Meterai, Begini Caranya

Segini Alokasi Formasi PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan yang Dibutuhkan Pemerintah

[azz]