Bertemu PKS, Prabowo: Kami Saling Menegur Sebagai Kawan

Hardani Triyoga, Foe Peace Simbolon , Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu bersama jajarannya menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Selasa, 4 Mei 2021. Pertemuan berlangsung di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Dua jam lamanya mereka melakukan pertemuan tertutup. Mereka membahas berbagai persoalan kebangsaan, khususnya terkait komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jadi, PKS menyatakan komitmen terhadap bhinneka tunggal ika terhadap kebangsaan, dan akan mengutamakan keharmonisan dalam membangun negara. PKS berkomitmen untuk menjaga keutuhan negara, bersama-sama membangun negara. Saya kira itu," kata Prabowo.

Prabowo menyebut dalam pertemuan itu juga sebagai nostalgia masa-masa bekerja sama dalam Pilpres 2019 dan Pilkada 2017.

Meski sikap politik PKS saat ini sebagai oposisi. Sementara, Partai Gerindra masuk bagian koalisi pendukung Pemerintahan Jokowi. Namun, Prabowo memastikan Gerindra dan PKS tetap bersahabat.

“Kami saling menghormati, saling menegur kadang-kadang sebagai kawan, boleh koreksi dan boleh saling mengingatkan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat ditanya soal elektabilitasnya sebagai calon presiden yang cukup tinggi pada beberapa lembaga survei. Ia tampak terkejut dan mengaku baru tahu akan hal tersebut. “Oh ya, saya baru tahu,” katanya.

Sementara itu, Syaikhu menambahkan salah satu tujuan kunjungannya antara lain memperkenalkan pengurus yang baru. Selain itu, mengenalkan desain logo lambang partai, hymne dan mars baru PKS.

PKS juga minta dukungan dari Partai Gerindra ikut mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ulama dan Tokoh Agama dan Simbol Agama.

“Mudah-mudahan kami bisa kerja sama mewujudkan itu secara teknis di parlemen,” kata Syaikhu.

PKS dalam belakangan ini aktif menggelar silaturahmi politik dengan menemui para petinggi partai politik. Sebelum menemui Prabowo, PKS menemui elite Nasdem, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, hingga Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.