Bertemu PM Jepang, Presiden Jokowi Minta Tambahan Investasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Jepang memberikan tambahan investasi baru di bidang lain terutama energi hingga kesehatan. Hal itu disampaikan usai melakukan pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/4).

"Saya berharap ada tambahan investasi baru Jepang di bidang lain terutama energi, industri semen, teknologi pertanian dan kesehatan, dan menjadikan Indonesia sebagai bagian penting dalam global supply chain industri asal Jepang," kata Jokowi.

Dalam pertemuan itu, mereka juga sepakat untuk mengintensifkan negosiasi Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA). Kerja sama itu dilakukan agar mengurangi hambatan perdagangan dan menguntungkan kedua negara.

"Secara khusus saya menyampaikan permintaan pembukaan akses yang luas bagi produk pertanian dan perikanan Indonesia ke Pasar Jepang," bebernya.

Ekspansi Otomotif

Di bidang investasi juga, Jokowi menyambut baik ekspansi perusahaan otomotif Jepang seperti Toyota dan Mitsubishi. Dengan adanya kerja sama itu diharapkan bisa menjadikan Indonesia sebagai hub otomotif untuk kawasan.

Untuk diketahui sebelumnya, pada 2020 Indonesia dan Jepang telah melakukan kerja sama di sektor kesehatan. Perjanjian itu diteken Senin, 19 Oktober 2020.

"Saya juga mengajak Jepang memperkuat tata kelola kesehatan di kawasan untuk menghadapi pandemi di masa datang termasuk pembentukan Asean Center Health for Emerging Disease," ungkap Jokowi. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel