Bertemu PM Malaysia, Jokowi Singgung Perlindungan WNI dan Bisnis Sawit

Syahrul Ansyari, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA - Presiden Jokowi menyambut baik kehadiran Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin di Istana Merdeka, Jakarta. Ia menegaskan bahwa Malaysia sama dengan Indonesia yang identik dengan bangsa serumpun.

"Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga dekat dan serumpun. Dan Malaysia juga merupakan salah satu mitra penting Indonesia di bidang perdagangan, di bidang investasi, bidang pariwisata dan sosial budaya," kata Jokowi saat menyampaikan keterangan pers usai pertemuan dengan Yassin, Jumat, 5 Februari 2021.

Jokowi mengatakan hubungan yang sudah baik ini tentunya akan diperkuat melalui komunikasi di semua tingkat. Jokowi juga mengapresiasi kebijakan perlindungan WNI bagi pekerja migran di Negeri Jiran.

"Terutama selama pandemi dan saya kembali menitipkan WNI di Malaysia kepada pemerintah Malaysia dan terkait perlindungan pekerja migran Indonesia, saya menekankan pentingnya penyelesaian pembuatan MoU-MoU (perjanjian) baru mengenai penempatan dan perlindungan pekerja domestik Indonesia di Malaysia," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi Bertemu PM Malaysia Muhyiddin Yassin, Ini Yang Dibicarakan

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung mengenai bisnis kelapa sawit. Sebagai negara yang sama-sama menjadi produsen minyak sawit terbesar, Jokowi ingin adanya kekompakan dari kedua negara, Indonesia-Malaysia melawan diskriminasi dari Komisi Uni Eropa.

"Indonesia akan terus berjuang untuk melawan diskriminasi terhadap sawit dan perjuangan tersebut akan lebih optimal jika dilakukan bersama. Dan Indonesia mengharapkan komitmen yang sama dengan Malaysia mengenai isu sawit ini," kata dia.