Bertemu Relawan, Jokowi Curhat Ujian Maha Berat Menuju Indonesia Maju

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo membuka acara Temu Nasional Relawan Jokowi 2021 dari Provinsi Maluku yang digelar hari ini. Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan bahwa perjuangan RI untuk menjadi negara maju kini sedang menghadapi ujian yang besar.

Karena itu, dia mengapresiasi para relawan yang tetap berkomitmen mendukungnya berjuang dengan keras untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan bersatu ujian besar Pandemi COVID-19 yang sedang dihadapi ini diyakini dapat teratasi.

"Pandemi ini betul-betul telah menguras pikiran kita dan juga menggugah rasa kemanusiaan kita. Jalan perjuangan kita untuk mewujudkan Indonesia Maju sedang menghadapi ujian dan cobaan maha berat," ujar Jokowi, Kamis 25 Maret 2021.

Baca juga: Sumsel Satu Suara Dukung Anindya Bakrie Jadi Ketua Umum Kadin

Jokowi menegaskan, Pemerintah telah menggunakan segala cara dan upaya dalam mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya mempercepat mendatangkan vaksin dari berbagai negara. Namun, upaya ini tidak ada artinya tanpa dukungan masyarakat dan relawan untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Protokol tetap diperlukan hingga pandemi berakhir," ujarnya.

Lebih lanjut Jokowi memastikan, Pemerintah tetap konsisten mempercepat program dan kerja yang ada. Tentunya, dengan tidak melupakan upaya mengatasi pandemi yang sedang terjadi.

Jokowi juga mengajak para relawan terus membantu orang-orang yang kesulitan saat pandemi. Sehingga, pemulihan ekonomi nasional bisa terakselerasi dengan cepat.

"Situasi hari ini merupakan saat krusial untuk kita membuktikan semangat perjuangan kita. Jangan pernah lelah menebarkan semangat kebaikan, bergotong royong berbagi solidaritas untuk masyarakat yang kekurangan. Jangan pernah ragu, mampu jika kita bersatu," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Temu Nasional Relawan Jokowi Reinhard Taki Parapat menegaskan, relawan Jokowi berkomitmen mengawal kebijakan Pemerintah terutama dalam rangka mensosialisasikan vaksin ke masyarakat. Hal ini penting agar stigma buruk program vaksinasi yang ada di masyarakat bisa hilang.

Lebih lanjut dia mengatakan, relawan mengapresiasi berbagai paket stimulus yang dikeluarkan pemerintah dan kebijakan lainnya untuk memacu pertumbuhan ekonomi terus diupayakan. Dengan harapan kondisi ekonomi nasional akan seperti sedia kala.

"Tidak ada pilihan, Indonesia harus memesan sebanyak-banyaknya baik vaksin jadi maupun vaksin bahan untuk dapat didistribusikan ke seluruh provinsi secara masif, terukur dan tentunya aman buat kita semua. Hal ini dilakukan agar ekonomi kembali normal," tuturnya.

Ketua steering committe sekaligus pengagas acara Temu Nasional Relawan Jokowi Andi Gani Nena Wea menegaskan, Pandemi COVID-19 justru seharusnya membuat solidaritas dan gotong royong semakin kuat. Hal itulah yang menjadi kunci agar pandemi ini cepat berakhir.

"Kapal yang bernama Indonesia Raya tidak pernah kita tinggal di masa sulit ini. Sudah seharusnya rasa solidaritas dan gotong royong makin dikuatkan," tegasnya.

Andi Gani mendukung program percepatan vaksinasi untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Dukungan seluruh pihak dalam kondisi saat ini sangat dibutuhkan.

"Pemulihan ekonomi bisa lebih cepat asal didukung oleh akselerasi pelaksanaan vaksinasi yang terjadi," ucapnya.

Temu Nasional Relawan Jokowi tahun ini diikuti oleh ribuan relawan dari seluruh Indonesia. Ada pula perwakilan relawan dari 14 negara diantaranya Inggris, Jerman, Amerika Serikat, Australia, Taiwan, Hong Kong, dan Macau.