Bertemu Suharso, Airlangga Sebut Golkar-PPP Punya Banyak Kesamaan

Hardani Triyoga, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa. Pertemuan berlangsung di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

Airlangga mengatakan, banyak kesamaan antara Golkar dan PPP, seperti misalnya kesamaan dari segi warna khas partai serta nama keduanya.

Menurut dia, jika dilihat dari sisi warna, logo Golkar yang berwarna kuning memiliki nuansa hijau pada bagian gambar pohon beringinnya. Sementaram warna hijau yang menjadi ciri khas logo PPP, juga memiliki warna kuning pada bagian gambar Ka'bahnya.

"Kemudian, dari segi nama, Partai Golkar (adalah) Golongan Karya. Kekaryaan itu artinya pembangunan. Jadi Partai Persatuan Pembangunan bisa kita sebut Partai Persatuan Kekaryaan," kata Airlangga, Selasa 30 Maret 2021.

Airlangga menambahkan, sebenarnya kedekatan antara Golkar dan PPP saat ini, tak bisa terlepas dari persahabatan antara dirinya dan Suharso. Ia bilang persahabatan itu sudah terjalin lebih dari 40 tahun.

Dia pun mengaku bahwa sudah begitu banyak hal yang dikerjakan bersama antara Golkar dan PPP, khususnya di masa sekarang ini. Saat ini, Golkar dan PPP menjadi partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Karena itu, lanjut Airlangga, Golkar pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PPP, yang juga telah membantu dan bekerja sama dengan pemerintah dalam pembahasan Undang-undang Cipta Kerja. Ia menekankan, saat ini hal tersebut juga dilanjutkan dengan upaya pengawalan dari implementasi UU Cipta Kerja tersebut yang akan diatur melalui peraturan pemerintah dan peraturan presiden.

Sementara itu, Suharso Monoarfa mengatakan PPP dan Partai Golkar masih memiliki kesamaan lainnya, yakni sebagai partai yang sama-sama terbuka bagi publik. "Kedua partai ini adalah partai yang 'go public', terbuka, dan bisa dimiliki oleh siapa saja," kata Suharso.

Dia menjelaskan, hal itu membuat PPP dan Golkar sama-sama menjadi wadah partai politik, yang bisa dipimpin oleh siapa pun sepanjang diterima seluruh elemen di internal partai.

"Maka baik PPP maupun Partai Golkar ini bisa diorkestrasi oleh siapa saja, sepanjang bisa diterima oleh partai. Dan kesamaan kami lainnya yaitu sama-sama berada di tengah," kata Suharso.

"Kami juga membicarakan hal-hal ke depan, tetapi tentu ada tahapannya, seperti makan malam yang kita nikmati malam hari ini," ujarnya.

Diketahui, dalam kunjungannya ke markas Partai Golkar itu, Suharso didampingi elite petinggi PPP, seperti Arsul Sani, Amir Uskara, Djan Faridz, Audy Jonialdy, Arwani Thomafi, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Airlangga sebagai tuan rumah pun didampingi oleh sejumlah petinggi Partai Golkar, antara lain yakni Azis Syamsuddin, Ahmad Zaky, Lodewijk Friedrich Paulus, Zainuddin Amali, Nurul Arifin, Agus Silaban, Agus Gumiwang Kartasasmita, Muhidin M. Said, hingga Hetifah Sjaifudian.