Bertemu Utusan Khusus AS John Kerry, Menko Luhut Bahas Perubahan Iklim

Lis Yuliawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaksanakan video conference dengan John Kerry, utusan khusus Presiden Amerika Serikat untuk iklim yang juga mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Jumat, 26 Februari 2021.

Juru Bicara Menko Marves, Jodi Mahardi mengatakan, "Keduanya membahas kerja sama dalam mengatasi tantangan perubahan iklim, antara lain dengan membangun kesadaran perubahan iklim sebelum COP 26, kemitraan untuk meningkatkan ambisi global, serta kerja sama dalam ekonomi energi bersih," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA, Sabtu, 27 Februari 2021.

Jodi menambahkan, "Selain itu, keduanya juga berdiskusi tentang strategi pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC) dan upaya penanganan COVID-19."

Untuk diketahui, dalam waktu dekat UNFCCC akan melaporkan penilaian terbaru tentang krisis iklim. Semua negara besar diharapkan dapat meningkatkan ambisi iklimnya.

Terkait ini, AS akan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat kepala negara pada 22 April 2021. Pertemuan tersebut diharapkan akan memperkuat komitmen pengurangan karbon berdasarkan perjanjian Paris.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Jodi, Menko Luhut dan John Kerry sepakat bahwa tidak boleh ada waktu yang terbuang dalam perang melawan perubahan iklim, dan kedua negara harus mulai mengembangkan rencana kerja kerja sama bilateral untuk meningkatkan skala dan cakupan ambisi iklim.

Jodi mengemukakan, Menko Luhut menegaskan kembali bahwa Indonesia senang sekali untuk menjadikan AS sebagai mitra yang kuat dalam aksi iklim. Menko Luhut juga menyampaikan bahwa dia bersama Menteri KLHK dan Menlu siap untuk bekerja sama dengan John Kerry guna memperkuat hasil KTT 22 April 2021 yang akan datang.