Berulang Kali Cabuli Murid, Guru Pesantren di Asahan Ditangkap Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Asahan menangkap seorang pelaku tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak. Pelaku berinisial MIA (25) warga Dusun VI, Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Pria yang merupakan guru pesantren itu diduga telah mencabuli muridnya, yakni D (12). Aksi bejat itu dilakukan pelaku berulang kali di kamar tidurnya.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP M Said Husein mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Lokasi pencabulan di perumahan guru Pesantren Darul Hikmah. Pelaku melakukan pencabulan dengan modus mengajak korban tidur di kamarnya. Kemudian dia mencabuli korban," kata Said dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (28/7).

Sering Beri Korban Jajan dan Makanan

Said menjelaskan, sebelum melakukan aksinya pelaku telah membangun hubungan kedekatan dengan korbannya. Pelaku kerap memberi uang jajan dan makanan kepada korban.

"Dengan membangun kedekatan tersebut pelaku leluasa untuk mengajak korban agar datang ke kamarnya. Akhirnya terjadi pencabulan berulang kali di waktu berbeda," jelasnya.

Kemudian, perbuatan pelaku dilaporkan korban kepada orang tuanya. Selanjutnya orang tua korban melaporkan perbuatan pelaku ke yayasan pesantren.

"Korban mengakui telah mengalami perbuatan cabul yang dilakukan oleh pelaku. Atas kejadian tersebut orang tua korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Asahan. Saat ini pelaku telah diamankan dan diperiksa di Polres Asahan," pungkas Said. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel