Besok, Bareskrim Tetapkan Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak Kemendag

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dir Tipidkor) Bareskrim Polri Brigjen Cahyono Wibowo mengatakan, pihaknya akan melakukan gelar perkara terkait dugaan korupsi pengadaan gerobak untuk UMKM di Kementerian Perdagangan (Kemendag). Gelar perkara yang akan dilakukan nanti untuk melakukan penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

"Rencana Kamis saya gelar penetapan tersangka," kata Cahyono saat dikonfirmasi, Rabu (31/8).

Usai melakukan gelar perkara, jenderal bintang satu ini berjanji akan melakukan ekspose atau konferensi pers terkait kasus tersebut.

"Senin atau Selasa minggu berikutnya saya rilis," ujarnya.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri hingga kini telah memeriksa 46 saksi terkait dugaan korupsi pengadaan gerobak untuk UMKM di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

"Sebelumnya penyidik telah memeriksa 40 orang saksi, saat ini saksi yang diperiksa bertambah enam orang sehingga total sebanyak 46 saksi telah dimintai keterangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/7).

Ramadhan tidak merinci siapa saja saksi-saksi yang diperiksa. Namun pada rilis sebelumnya, saksi yang diperiksa merupakan pelaku UMKM yang menjadi penerima bantuan gerobak tetapi tidak mendapatkan, termasuk pihak-pihak terkait pengadaan gerobak UMKM dalam hal ini Kemendag.

Sambil memeriksa para saksi, lanjut Ramadhan, penyidik tengah melakukan analisa transaksi keuangan dan pemulihan aset ("asset recovery").

"Proses penyidikan masih berjalan dengan melakukan analisa transaksi keuangan dan 'asset recovery'," ujarnya.

Kasus ini berawal dari pengaduan masyarakat yang melaporkan adanya program bantuan gerobak dagang bagi UMKM, namun hingga kini belum menerima bantuan tersebut. Penyidik Ditipikor Bareskrim Polri melakukan penyelidikan hingga tanggal 16 Mei status penyelidikan naik menjadi penyidikan. [eko]