Besok Ibu Negara Iriana Jokowi ke NTT, Kunjungi Labuan Bajo hingga Pulau Rinca

Merdeka.com - Merdeka.com - Pasukan TNI dan Polri bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur berkolaborasi untuk siap mengamankan kunjungan kerja Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan di Labuan Bajo pada 28-29 September 2022.

Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan dijadwalkan tiba di Labuan Bajo pada Rabu pagi dan melakukan aktivitas sosial seperti demo penanganan sampah dan cuci tangan di Kantor Bupati Manggarai Barat. Iriana Joko Widodo juga akan mengunjungi pameran UMKM milik Dekranasda NTT di Hotel Meruorah Labuan Bajo.

Ibu Negara pun dijadwalkan hadir dalam Konser Suara 1.000 Sasando di Waterfront City Labuan Bajo. Selanjutnya Ibu Negara akan mengunjungi Pulau Rinca pada hari berikutnya, Kamis, 29 September 2022.

"Jalin kerja sama dan sinergi dengan kepolisian, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Pahami dan kuasai Prosedur Tetap Pengamanan VVIP," kata Karo Ops Polda NTT Kombespol Widoni Fedri yang membacakan Amanat Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto dalam gelar pasukan di Labuan Bajo, Selasa (27/9).

Dia menegaskan jaminan keamanan harus diberikan dalam kunjungan ke Labuan Bajo selama dua hari itu. Oleh karena itu segala sesuatu yang berkaitan dengan tugas pengamanan VVIP agar dilakukan dengan sebaik-baiknya mulai tahap perencanaan, persiapan, sampai dengan pelaksanaan. Setiap pengamanan VVIP merupakan kegiatan pengamanan baru yang harus dimulai dari awal dan tidak ada istilah rutinitas dalam pelaksanaannya.

Pada kesempatan itu, dia meminta pula agar protokol kesehatan dilakukan dengan ketat dan disiplin.

Sonny Aprianto mengatakan apel gelar pasukan perlu dilakukan untuk mengecek tingkat kesiapan satuan tugas pengamanan wilayah dan sub satuan tugas pengamanan wilayah baik secara perorangan maupun satuan. Selain itu, apel gelar pasukan penting untuk memberi pemahaman tentang tugas dan langkah Prosedur Tetap Pengamanan VVIP yang berlaku.

Menurutnya, apel gelar pasukan itu harus dijadikan sarana komunikasi dan koordinasi yang baik antar unsur pengamanan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas serta menghindari terjadinya kesalahan sekecil apa pun dalam pelaksanaan di lapangan.

Selanjutnya, dia menekankan agar para personel berpegang teguh dan disiplin pada rantai komando serta melaksanakan koordinasi yang baik dengan unsur pengamanan lainnya.

Apabila ada hal yang menonjol dalam pelaksanaan tugas, dia meminta agar dilaporkan sesegera mungkin. Dia juga meminta agar para personel mengutamakan faktor keamanan baik personel maupun materiil yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

"Jaga nama baik satuan dan jalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat," kata Sonny menegaskan. [ded]