Besok, Jokowi Akan Hadiri Temu Nasional Relawannya

Syahrul Ansyari
·Bacaan 1 menit

VIVA - Presiden Jokowi dijadwalkan tampil sebagai pembicara utama dalam webinar meeting temu nasional relawan Jokowi, pada Kamis, 25 Maret 2021. Kegiatan tersebut akan dihadiri ribuan tokoh relawan Jokowi dari seluruh tanah air dan perwakilan dari luar negeri.

Ketua Panitia Temu Nasional Relawan Jokowi, Reinhard Taki Parapat, menuturkan relawan Jokowi sebenarnya ingin mendengar langsung dan berdiskusi dengan Presiden Jokowi serta para menteri terkait sejak tahun lalu. Dia menyampaikan webinar tersebut mengambil tema 'vaksinasi sukses, ekonomi bangkit'.

"Relawan Jokowi punya tanggung jawab moral untuk meyakinkan publik agar vaksinasi COVID-19 ini lancar dan sukses. Kita tak punya banyak waktu lagi. Kita berharap agar jumlah penyuntikan vaksin setiap hari bisa lebih besar lagi menjangkau warga," kata Taki dalam konferensi pers, Rabu, 24 Maret 2021.

Baca juga: Jokowi Diminta Batalkan Rencana Impor Beras

Taki meyakini program vaksin akan membuat perekonomian membaik di 2021. Dia mengapresiasi kerja pemerintah yang sangat masif melakukan sosialisasi vaksin ke masyarakat.

"Dampak vaksinasi ini untuk pemulihan ekonomi ini sangat besar sekali. Kita optimistis di 2021 ini terjadi peningkatan perekonomian," katanya.

Tak hanya Presiden Jokowi, tokoh-tokoh nasional juga dipastikan hadir dalam Temu Nasional Relawan Jokowi antara lain, Kapolri Jenderal Polisi Sigit Listyo Prabowo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Koperasi UMKM Teten Masduki dan mewakili pemerintah daerah yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam acara Temu Nasional Relawan Jokowi ini dipimpin Ketua Steering Committe Andi Gani Nena Wea. Setiap peserta webinar juga akan mendapatkan free e-sertifikat.

Andi Gani menyatakan tidak mungkin pemerintah dibiarkan sendiri menghadapi pandemi COVID-19. Menurutnya, semua harus gotong royong dalam menghadapi masalah yang tidak hanya dialami Indonesia tapi juga dunia.

Andi juga mendukung program padat karya dan percepatan vaksinasi untuk masyarakat.