Besok Lebaran, Harga Daging Sapi Tembus 150 Ribu per Kg

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri warga memadati pasar tradisional untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Salah satu komoditas yang paling dicari adalah daging sapi. Maka tak heran jika harganya melonjak cukup tinggi. Selain pembelinya banyak, pasokannya juga terbatas.

Seperti terpantau di Pasar Khusus Daging Sapi di Jalan Banteng Kota Semarang Jawa Tengah, Rabu pagi, 12 Mei 2021. Sejak lepas Subuh warga sudah datang untuk membeli daging sapi.

Salah satu pedagang daging di Pasar Banteng Semarang mengatakan, sejak tiga hari ini ia terus menambah stok. Apalagi pada satu hari menjelang Lebaran hari ini. Ia yang menyiapkan daging lebih dari lima kuintal, sudah habis pada jam tujuh pagi. Ia menandatangkan stok lagi karena permintaan masih bertambah.

"Di sini kebanyakan yang beli pedagang daging untuk dijual lagi, serta pedagang bakso. Karena besok Lebaran libur, maka banyak yang beli untuk persediaan. Khusus jelang Lebaran seperti sekarang, pembelinya semakin banyak karena warga yang lain juga membeli daging untuk hidangan Lebaran," kata Syaiful, pedagang Pasar Banteng Semarang, Rabu 12 Mei 2021.

Baca juga: Bupati Kendal Sidak Minimarket, Makanan Kadaluarsa Ditemukan

Ia menambahkan, pedagang di Pasar Daging jalan Banteng Semarang ini, pada H-1 Lebaran stoknya ditambah. "Tapi ya kalau siang tinggal sedikit," lanjutnya.

Terkait harga, Syaiful mengatakan, naiknya lumayan banyak. Saat ini daging paling bagus tembus Rp150 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya masih di angka 115 hingga 120 ribu rupiah.

"Mulai naik semenjak puasa, dari Rp110 ribu ke 115 ribu, lalu 120 ribu per kilo. Nah, sejak tiga hari jelang lebaran sampai sekarang H min satu, harga daging paling bagus 150 ribu. Kalau yang biasa ya antara 125 hingga 130 ribu lah," jelasnya.

Tak hanya di Kota Semarang, harga daging sapi juga naik tajam di Kabupaten Kendal. Seperti terpantau di Pasar Boja. Harga daging sapi tembus Rp140 ribu. Atau naik Rp30 ribu dari harga hari biasa yang Rp110 ribu per kilogram

"Stoknya sudah menipis ini mas. Kalau harga sudah seminggu ini naik bertahap. Dari 110, lalu 125, sekarang 140 ribu per kilo," kata Bu Ais, pedagang daging Pasar Boja.

Sementara itu warga yang membeli daging sapi tak bisa berbuat apa-apa. Mereka mau tak mau membeli daging dengan harga yang ada. Mereka juga maklum karena sudah terbiasa jika menjelang Lebaran memang harga-harga naik, terutama daging sapi dan ayam kampung.

"Memang gitu kalau mau Lebaran pada naik harga. Yang beli banyak, stok terbatas. Pedagang juga ambil untung lebih banyak, tapi kalau nggak kebangetan sih, wajar lah," kata Indri, warga Boja.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/tvOne

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel