Besok Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan, Polisi Jaga Ketat PN Surabaya

Merdeka.com - Merdeka.com - Jelang sidang perdana perkara Kanjuruhan, 800 petugas kepolisian mulai disiagakan untuk melakukan pengamanan di PN Surabaya. Seluruh personel itu merupakan gabungan dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim.

Dari pantauan, ratusan personel dari Sabhara, Brimob, hingga Reskrim tampak disiagakan di Pengadilan Negeri Surabaya. Tidak hanya itu di depan gedung, tampak terparkir sejumlah kendaraan taktis, mulai barakuda, watercannon, hingga mobil patroli.

Kabagops Polrestabes Surabaya, AKBP Toni Kasmiri mengatakan, personelnya tengah melakukan gladi bersih pengamanan pada sidang yang digelar pada Senin depan.

"Jadi, besok ini sidang perdana kasus kanjuruhan, ada 5 terdakwa. Tugas kami melakukan pengamanan," katanya, Jumat (13/1).

Toni menyebut, ada 800 personel yang disiagakan. Seluruhnya, tak hanya di PN, tapi tersebar di beberapa titik di Surabaya.

"SOP kita laksanakan 800 personel, kita gelar di PN dan seluruh exit tol jalur masuk di Gresik, Sidoarjo, Tanjung Perak, dan perbatasan Waru. Kita lakukan patroli penyekatan supaya tidak terjadi masif Aremania yang datang," ujarnya.

Toni berharap, masyarakat dan Aremania serta Bonek untuk mempercayakan pada proses hukum yang berlaku. Ia mengimbau agar tak ada aksi unjuk rasa selama proses sidang digelar.

"Tidak usah aksi unjuk rasa atau provokasi atau terprovokasi. Karena kita jelang piala dunia, jadi sorotan untuk Surabaya. Polrestabes tidak memberi izin aksi unjuk rasa Aremania," tuturnya. [eko]