BEST raih kredit sindikasi 90 juta dolar AS untuk pengembangan bisnis

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) meraih fasilitas kredit sindikasi sebesar 90 juta dolar AS yang akan digunakan untuk memacu pengembangan bisnis perseroan.

Pinjaman sindikasi tersebut diberikan oleh lima bank dan lembaga keuangan di Indonesia yakni PT Bank Permata Tbk, Indonesia Eximbank, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Indonesia Infrastructure Finance, dan PT Bank Jtrust Tbk.

Direktur Utama BEST Yoshihiro Kobi mengatakan, pinjaman itu merupakan bukti kepercayaan bank-bank terkemuka di Indonesia atas bisnis kawasan industri perseroan.

"Pinjaman ini akan memperkuat struktur permodalan perseroan dan akan mendukung pengembangan bisnis BEST ke depan, walaupun selama dua tahun terkendala pandemi COVID-19," ujar Yoshihiro dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembayaran utang dalam mata uang dolar AS yang sudah ada dan mendanai pengembangan kawasan data center di Kawasan Industri MM2100 Bekasi yang dimiliki BEST.

Fasilitas kredit sindikasi berjangka waktu 6,5 tahun itu dipimpin oleh PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Indonesia Eximbank.

Bertindak sebagai agen fasilitas dan account bank adalah PT Bank Permata Tbk, sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai agen jaminan.

Yoshihiro menyampaikan, hingga semester I-2022, perseroan telah berhasil meraih 9 hektar marketing sales.

"Perseroan optimistis atas pencapaian target sebesar 20 hektar di tahun 2022 ini," ungkapnya.

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk merupakan perusahaan pengembang dan pengelola Kawasan Industri MM2100 di Bekasi.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, perseroan terus melakukan pengembangan yang berkelanjutan dengan menyediakan infrastruktur, sarana dan prasarana, serta fasilitas untuk memenuhi kebutuhan manufaktur maupun industri lainnya seperti logistik dan data center.

Perusahaan berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnis kawasan industri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kawasan Industri MM2100 saat ini telah dipercaya sebagai tempat beroperasi bagi lebih dari 350 perusahaan nasional dan multinasional.

Baca juga: Sindikasi perbankan beri kredit Rp2,39 triliun bangun LRT Jabodebek

Baca juga: J Resources lunasi kredit sindikasi dari BNI dan Bank Shinhan

Baca juga: Sindikasi 25 lembaga keuangan salurkan kredit ke UMMK

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel